Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BMKG Teluk Bayur Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Sumbar

Randi Zulfahli
Penulis: Randi Zulfahli❯

Ilustrasi gelombang (Foto: Dok. Hindustantimes)
Ilustrasi gelombang (Foto: Dok. Hindustantimes)
PADEK.JAWAPOS.COM—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah perairan Sumatera Barat yang berlaku pada 7–10 November 2025.


Advertisement

Dalam laporan yang dirilis Kamis malam (6/11/2025), BMKG memprediksi potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter disertai angin kencang di sejumlah wilayah perairan yang dapat mengancam keselamatan pelayaran.

Kondisi cuaca empat hari ke depan diperkirakan didominasi awan tebal dan hujan ringan di sebagian besar wilayah perairan.

Arah angin bertiup dari Barat Laut dengan kecepatan bervariasi antara 6 hingga 18 Knots.

Advertisement

Pada periode pertama (7–8 November 2025), angin berkisar antara 6–15 Knots, dengan potensi angin kencang di perairan Barat Sipora dan Barat Pagai.

Gelombang sedang hingga tinggi, antara 2,5 hingga 4,0 meter, berpotensi terjadi di perairan Agam, Pasaman Barat, Padang, Padangpariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

Memasuki periode kedua (8–9 November 2025), kecepatan angin meningkat hingga 18 Knots, dengan peringatan meluas ke perairan Pesisir Selatan, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai. Gelombang tinggi 4,0 meter masih berpotensi di kawasan yang sama.

Advertisement

Puncak perubahan cuaca diprediksi terjadi pada periode ketiga (9–10 November 2025).

Potensi hujan petir dapat melanda perairan Agam, Pasaman Barat, Padang, dan Padangpariaman, sementara kecepatan angin melambat menjadi 7–14 Knots.

Namun, gelombang tinggi hingga 4 meter justru meluas di wilayah Timur Siberut, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

Selain prakiraan cuaca, BMKG juga merilis data pasang surut air laut untuk 7 November 2025.

Pasang tertinggi diperkirakan terjadi pukul 06.00–09.00 WIB dan 17.00–22.00 WIB, sementara surut terendah berlangsung pada 01.00–03.00 WIB dan 12.00–14.00 WIB.

BMKG Maritim Teluk Bayur mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan serta rutin memantau pembaruan informasi melalui kanal resmi BMKG di tautan https://link.bmkg.go.id/cuacamaritimsumbar. (CC1)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wali Kota Pariaman Minta BMKG Aktifkan HR Radar untuk Bantu Nelayan Cari Ikan

Wali Kota Pariaman Minta BMKG Aktifkan HR Radar untuk Bantu Nelayan Cari Ikan

Wali Kota Pariaman meminta BMKG mengaktifkan HR Radar di Taman Anas Malik untuk membantu nelayan mendeteksi kumpulan ikan dan meningkatkan k

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumbar, Meluas ke Pesisir Selatan-Mentawai

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumbar, Meluas ke Pesisir Selatan-Mentawai

Gelombang hingga 4 meter mengancam perairan Sumbar hingga 2 September 2026, dengan potensi meluas ke Pesisir Selatan dan Mentawai.

BMKG Keluarkan Peringatan Banjir Rob di Pesisir Sumbar dan Mentawai, Waspada 13–16 Juli 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Banjir Rob di Pesisir Sumbar dan Mentawai, Waspada 13–16 Juli 2026

BMKG memperingatkan potensi banjir rob di pesisir Sumbar dan Mentawai pada 13–16 Juli 2026 akibat fenomena Bulan Baru.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer