Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Ekstrem Landa Sumbar, BMKG Prediksi Hujan Lebat Berlanjut hingga Januari 2026

SW

PANTAU KONDISI: Banjir bandang menutup jalan lingkar Sicawan-Paninjauan di Peninjauan, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Minggu (23/11).
PANTAU KONDISI: Banjir bandang menutup jalan lingkar Sicawan-Paninjauan di Peninjauan, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Minggu (23/11).

PADEK.JAWAPOS.COM-Sejak beberapa hari terakhir, cuaca ekstrem menyelimuti Sumbar. Dampaknya, telah terjadi banjir, longsor, hingga pohon tumbang di beberapa daerah. Setidaknya hal tersebut berlangsung sejak Sabtu (22/11) hingga kemarin.


Advertisement

Daerah yang diterjang bencana hidrometeorologi itu antara lain Kota Pariaman, Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Agam, Padangpariaman, dan Kabupaten Tanahdatar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mencatat, banjir, longsor, dan pohon tumbang mengakibatkan rumah-rumah dan lahan pertanian warga terendam, jalan rusak, serta kolam ikan tertimbun. Namun, hingga kemarin belum ada laporan korban jiwa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau memprediksi, cuaca esktrem di Sumbar akan terjadi hingga 27 November mendatang.

Advertisement

Intensitas hujan yang tinggi pun diprediksi masih akan berlansung pada Desember hingga Januari 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Desrindra Dedi Kurnia mengungkapkan, cuaca ekstrem dipicu penguatan signifikan Monsun Asia yang kemudian ikut memicu dominasi angin baratan di wilayah Indonesia. Termasuk Sumatera Barat.

“Aliran massa udara lembap dari Samudra Hindia yang bertemu dengan topografi Bukit Barisan berpotensi menimbulkan proses pengangkatan udara atau disebut orographic lifting yang intens, sehingga meningkatkan peluang pembentukan awan hujan,” terangnya, kemarin.

Advertisement

Fenomena atmosfer lain seperti IOD negatif, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, serta anomali suhu muka laut, jelas dia, turut memperkuat potensi pertumbuhan awan konvektif.

Terutama di wilayah pesisir barat dan daerah perbukitan. Kondisi inilah yang kemudian meningkatkan peluang terjadinya hujan lebat, angin kencang, petir, serta bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, genangan, dan jalan licin.

Terpisah, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meminta seluruh masyarakat di Sumbar meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini gawat darurat hidrometeorologi yang dikeluarkan BMKG.

Ia pun meminta seluruh unsur pemerintah daerah hingga tingkat nagari bersiaga penuh, sembari menghimbau masyarakat untuk saling menjaga dan membantu satu sama lain.

“Saya meminta BPBD provinsi dan kabupaten/kota segera memperkuat pemantauan, memastikan kesiapan personel, peralatan, dan jalur evakuasi. Kita harus bergerak cepat dan tepat agar masyarakat terlindungi, terutama pada daerah yang telah ditetapkan BMKG dalam status siaga penuh,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat proaktif memantau informasi yang berasal dari kanal resmi seperti BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah. “Jangan percaya dengan informasi yang sumbernya tidak jelas,” pungkasnya. (yud/wni)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini, 7 Kota Berpotensi Hujan, Dua Wilayah Diguyur Petir

Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini, 7 Kota Berpotensi Hujan, Dua Wilayah Diguyur Petir

BMKG memprakirakan hujan mendominasi cuaca Sumbar pada Jumat, 6 November 2026. Sawahlunto dan Padang Panjang berpotensi hujan petir.

Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 4 November 2026: Hujan Ringan Dominasi 6 Kota

Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 4 November 2026: Hujan Ringan Dominasi 6 Kota

Prakiraan cuaca Sumbar Rabu, 4 November 2026. Enam kota diprakirakan hujan ringan, sementara Payakumbuh berawan. Cek suhu.

Prakiraan Cuaca Sumbar 31 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Empat Wilayah

Prakiraan Cuaca Sumbar 31 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Empat Wilayah

BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di Pasaman Barat, Pasaman, Solok Selatan, dan Dharmasraya 31 Oktober 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer