Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Silungkang Kelaparan Empat Hari, Camat Palembayan Janji Benahi Distribusi Bantuan

Hendra Efison
Penulis: Hendra Efison❯

Warga Jorong Silungkang, Kampung Aua, dan Kampung Lansek, Nagari Tigo Koto Silungkang, Agam, kelaparan empat hari akibat terputus akses dan dugaan salah distribusi bantuan.
Warga Jorong Silungkang, Kampung Aua, dan Kampung Lansek, Nagari Tigo Koto Silungkang, Agam, kelaparan empat hari akibat terputus akses dan dugaan salah distribusi bantuan.
PADEK.JAWAPOS.COM—Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, memicu kondisi darurat kemanusiaan.


Advertisement

Warga di Jorong Silungkang, Kampung Aua, dan Kampung Lansek, Nagari Tigo Koto Silungkang, melaporkan telah empat hari kesulitan mendapatkan makanan akibat akses yang terputus dan dugaan ketidakadilan distribusi bantuan.

Keluhan masyarakat mencuat setelah permintaan beras dari warga disebut ditolak oleh pihak Wali Nagari Tigo Koto Silungkang, dengan alasan penyaluran bantuan diprioritaskan terlebih dahulu ke Nagari Salareh Aia.

Kebijakan ini memicu keprihatinan mendalam di tengah kondisi warga yang sudah berhari-hari menahan lapar.

Advertisement

“Tolong Ketua, warga Silungkang, Kampung Aua, dan Kampung Lansek sudah empat hari tidak makan,” ujar Winda, warga setempat, menegaskan bahwa alasan prioritas bantuan tidak dapat diterima saat kebutuhan dasar warga belum terpenuhi.

Ia mempertanyakan alasan pemilahan distribusi tersebut. “Ndak bisa lah kalau warga Koto Alam diprioritaskan, sedangkan kita di kampung sendiri tidak makan,” katanya, menyebut jalan ke wilayah mereka sudah terputus total.

Kesulitan warga mencapai titik yang memprihatinkan. Puji, warga lain di Jorong Silungkang, mengungkapkan bahwa mereka kini bertahan hidup dengan apa pun yang tersedia.

Advertisement

“Alhamdulillah, meski tidak ada kayu, meski tidak ada api, ubi masih bisa dimakan mentah. Alhamdulillah masih ada yang bisa kami makan,” ujarnya.

Warga juga mempertanyakan lambatnya respons pemerintah nagari. “Apa harus ada yang meninggal dulu baru dibantu?” ucap seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, Wali Nagari Tigo Koto Silungkang, Doni Cendra, belum dapat dikonfirmasi terkait laporan tersebut.

Camat Palembayan, Sabirun, merespons aduan warga dengan janji akan segera menindaklanjuti. “Makasih infonya, akan kita bilang ke Wali Nagarinya,” katanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Reza Syafdefianti, juga menegaskan bahwa pihaknya segera mengintervensi persoalan ini. “Kami akan ingatkan masalah ini,” ujarnya singkat.

Situasi ini menjadi peringatan bagi pengelolaan logistik bencana, menekankan pentingnya keadilan, koordinasi, dan transparansi agar bantuan tepat sasaran, terutama bagi warga yang berada dalam kondisi paling rentan.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Palembayan Rawan Bencana, KSB Salareh Aia Barat Diperkuat Hadapi Hidrometeorologi

Palembayan Rawan Bencana, KSB Salareh Aia Barat Diperkuat Hadapi Hidrometeorologi

KSB Salareh Aia Barat memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Jalan Provinsi Padang–Koto Gadang Kayu Pasak Putus Total Akibat Longsor 50 Meter

Jalan Provinsi Padang–Koto Gadang Kayu Pasak Putus Total Akibat Longsor 50 Meter

Longsor Putus Total Jalan Provinsi Padang-Koto Gadang Kayu Pasak di Jorong Ngungun Agam setelah hujan deras mengguyur kawasan Palembayan Jum

Sempat Terisolir, Jalan 4 Koto Silungkang Kini Mulus, Petani Lebih Mudah ke Padang

Sempat Terisolir, Jalan 4 Koto Silungkang Kini Mulus, Petani Lebih Mudah ke Padang

Jalan 4 Koto Silungkang, Agam, kini mulus setelah sempat terisolir. Perbaikan memudahkan petani mengangkut hasil pertanian menuju Padang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer