Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Agam, Rumah Warga Retak

S
Penulis: Silvina Fadhilah❯

 


Advertisement

Kondisi rumah warga di Nagari Salarehaia Palembayan, Agam retak akibat gempa yang terjadi pada Minggu (28/12) pagi.
Kondisi rumah warga di Nagari Salarehaia Palembayan, Agam retak akibat gempa yang terjadi pada Minggu (28/12) pagi.
PADEK.JAWAPOS.COM-Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 dan 4,7 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (28/12) pagi. Getaran yang terasa cukup kuat membuat warga di sejumlah wilayah panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

 Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi pada pukul 09.11.43 WIB dengan magnitudo 4,6. Disusul gempa kedua bermagnitudo 4,7 tak lama kemudian.

Kedua gempa tersebut berpusat di darat dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Episenter gempa berada di wilayah Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, atau sekitar 18 kilometer timur laut Kabupaten Agam.

Advertisement

Getaran gempa dirasakan di sejumlah kecamatan di Agam, bahkan hingga Kota Bukittinggi. Sejumlah warga yang berada di dalam rumah dilaporkan berhamburan keluar dan berkumpul di halaman bangunan karena khawatir terjadi gempa susulan.

Dampak terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Palembayan, wilayah yang sebelumnya juga terdampak galodo. Beberapa rumah warga mengalami keretakan pada dinding dan tiang bangunan akibat guncangan gempa. Kerusakan tersebut menambah kekhawatiran masyarakat, mengingat kondisi bangunan di wilayah tersebut sebagian sudah melemah pascabencana sebelumnya.

Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat dan juga relawan banjir bandang Salarehaia, Palembayan, Agam Fortito yang tengah bertugas di lokasi banjir bandang Palembayan mengaku terkejut saat gempa terjadi. Getaran dirasakan cukup kuat dan berlangsung beberapa detik.

Advertisement

Ia mengatakan gempa menyebabkan kerusakan tambahan pada bangunan yang sebelumnya sudah dalam kondisi rentan. ”Sekitar pukul 09.15 WIB kami merasakan gempa cukup kuat. Warga kaget dan langsung keluar rumah. Beberapa rumah di sekitar posko mengalami retak-retak, bahkan dinding dapur umum sudah condong dan tiangnya bengkok,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, relawan bersama aparat nagari dan tokoh masyarakat segera melakukan langkah evakuasi terhadap warga yang tinggal di rumah dengan tingkat kerusakan cukup parah. Warga diminta menjauh dari bangunan dan mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Sebagai langkah tanggap darurat, MDMC Sumatera Barat mendirikan posko pengungsian dan dapur umum di Jorong Kotoalam, Nagari Salarehaia, Kecamatan Palembayan. Posko tersebut direncanakan akan beroperasi selama satu bulan ke depan untuk melayani kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasukmakanan, layanan kesehatan ringan, serta pendampingan psikososial.

”Saat ini fokus kami adalah evakuasi masyarakat, memastikan warga berada di lokasi aman, dan memenuhi kebutuhan dasar mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan, rumah, maupun fasilitas lainnya akibat gempa yang terjadi dua kali tersebut. Meski demikian, BPBD Agam masih melakukan pendataan ke pemerintah nagari. Ia mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap jumlah rumah terdampak dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hingga Minggu siang, belum ada laporan korban jiwa, namun warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. (*)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Palembayan Rawan Bencana, KSB Salareh Aia Barat Diperkuat Hadapi Hidrometeorologi

Palembayan Rawan Bencana, KSB Salareh Aia Barat Diperkuat Hadapi Hidrometeorologi

KSB Salareh Aia Barat memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Jalan Provinsi Padang–Koto Gadang Kayu Pasak Putus Total Akibat Longsor 50 Meter

Jalan Provinsi Padang–Koto Gadang Kayu Pasak Putus Total Akibat Longsor 50 Meter

Longsor Putus Total Jalan Provinsi Padang-Koto Gadang Kayu Pasak di Jorong Ngungun Agam setelah hujan deras mengguyur kawasan Palembayan Jum

Sempat Terisolir, Jalan 4 Koto Silungkang Kini Mulus, Petani Lebih Mudah ke Padang

Sempat Terisolir, Jalan 4 Koto Silungkang Kini Mulus, Petani Lebih Mudah ke Padang

Jalan 4 Koto Silungkang, Agam, kini mulus setelah sempat terisolir. Perbaikan memudahkan petani mengangkut hasil pertanian menuju Padang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer