Heri Nofiardi: Pembangunan Terminal Tipe A Anak Aia Tetap Lanjut

53
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Kepala Dishub Sumbar Heri Nofiardi diskusi soal Terminal Anak Aia.

Di tengah pandemi virus corona (Covid -19) melanda Provinsi Sumbar, pembangunan Terminal Bus Tipe A, Anak Aia, Kota Padang terus berlanjut.

Bahkan direncanakan terminal megah dengan nuansa di bandara tersebut, pengerjaannya ditargetkan tuntas akhir tahun ini.

“Memang sejumlah kegiatan pusat melalui pembiayaan APBN dialihkan untuk penanganan Covid-19. Tapi khusus terminal Tipe A, Anak Aia, Kota Padang tetap dilanjutkan,” sebut Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Heri Nofiardi, Jumat (26/6/2020).

Sebelumnya direncanakan terminal dapat dimanfaatkan Juni 2020. Namun, karena terkendala wabah Covid-19, akhirnya target tersebut dapat dicapai pada Desember 2020.

Dikatakannya, kehadiran terminal tersebut nantinya akan dapat membantu mengurai kemacetan dalam Kota Padang. Selama ini sejumlah bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) mengambil penumpang di dalam Kota.

Terutama AKDP, ada yang mangkal di sekitar jalan Aia Tawa, Kota Padang. Sehingga tak jarang mangkalnya bus AKDP di sana menyebabkan kemacetan. Sedangkan, AKAP pada umumnya menaikkan penumpang pada pool masing-masing.

“Nanti kalau terminal sudah beroperasi, tentu akan sangat membantu transportasi dalam kota. Termasuk pengelolaan oleh petugas,”katanya.

Menurutnya, dengan hadirnya terminal di Anak Aia diperkirakan akan lebih mudah untuk mengintegrasikan dengan moda transportasi lain. Seperti mengintegrasikan dengan jalur kereta api.

Selain itu juga dekat dengan akses Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Kemudian jalur Bypass yang merupakan jalur angkutan barang yang membelah Kota Padang.

Disebutkannya, pembangunan terminal tipe A ini dibiayai bukan dari APBN biasa, melainkan dengan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp72 miliar. Kontrak pelaksanaan selama 377 hari. Dimulai Januari 2020.

Hanya hingga kini, Pemko Padang belum menuntaskan pembebasan lahan akses terminal dengan Bypass.

“Sekarang itu kendalanya adalah akses yang belum dibuka. Kita berharap Kota Padang dapat menyelesaikan dengan cepat. Nanti sayang terminal sudah siap, tapi jalannya tidak siap,” ujarnya.(hsn)