PLN Sumbar Tambah Pasokan Tenaga Listrik Berbahan Bakar EBT

20

PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar bersama dengan PT Pembangkit Listrik Induring melakukan penandatanganan Berita Acara Commercial Operation Date (COD) untuk Pembangkit Listrik berbahan bakar Energi Baru Terbarukan (EBT), Jumat (26/11).

Acara penandatanganan berlangsung di Kantor PLN UIW Sumbar dan dihadiri oleh GM PLN UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo, Senior Manager (SRM) Perencanaan, Dicky Hiwardi, Manajer IPP & Excess Power, Yessi Indra, dan dari pihak PT Pembangkit Listrik Induring hadir Direktur Utama Iqbal Rahim Wilis dan Direktur Andri Kurniawan Wilis.

Penandatanganan BA COD tersebut kian menunjukkan komitmen PLN terhadap upaya transisi pembangkit energi menuju energi bersih dan terbarukan. Pembangkit EBT yang dioperasikan PT Pembangkit Listrik Induring menjadi bahan penggerak untuk membangkit tenaga listrik yang mengoperasikan PLTM Induring dengan kapasitas 2×1 MW.

Pembangkit yang berada di Desa Induring Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat ini memang merupakan salah satu pembangkit yang akan mendorong percepatan realisasi program *Green PLN*.

Baca Juga:  Dispora Sumbar Cari 1 Kader Pemuda Daerah Ikuti Program PPAN 2022

General Manager PLN UIW Sumbar, Toni Wahyu Wibowo menyampaikan selamat kepada pihak pengelola pembangkit atas keberhasilannya masuk ke dalam sistem kelistrikan Sumatera sehingga dapat membantu pasokan listrik khususnya untuk daerah Induring dan mengsuplai listrik untuk masyarakat.

“Keberadaan pembangkit ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, selain membantu meningkatkan kualitas listrik dan keandalan sistem PLN di daerah yang terpencil, terutama di sistem distribusi 20 kV; pembangkit dengan bahan bakar EBT sudah pasti ramah lingkungan dan hemat biaya. Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh lingkungan sekitarnya,” ungkap Toni.

Disisi lain, Direktur Utama PT Pembangkit Listrik Induring Iqbal Rahim Wilis menyampaikan Terima kasih dan memberikan apresiasi atas segala bantuan dari PLN, sehingga pembangkit listrik PLTM Induring dapat selesai dan siap beroperasi.

Di akhir acara Toni menyampaikan agar PT Pembangkit Listrik Induring dapat konsisten mempertahankan performa pembangkit sehingga dapat meminimalisir gangguan pada saat pengoperasian dan terus bisa membantu sistem kelistrikan Sumbar.(*)