Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

23 Gempa Guncang Sumbar Sepekan, BMKG Ungkap Penyebab dan Data Lengkapnya

Randi Zulfahli
Penulis: Randi Zulfahli❯

BMKG Padangpanjang mencatat 23 gempa terjadi di Sumatera Barat dalam sepekan, dipicu aktivitas zona subduksi dan Sesar Sumatera.
BMKG Padangpanjang mencatat 23 gempa terjadi di Sumatera Barat dalam sepekan, dipicu aktivitas zona subduksi dan Sesar Sumatera.
PADEK.JAWAPOS.COM—Aktivitas kegempaan di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya kembali menjadi perhatian setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padangpanjang merilis laporan terbaru hasil pemantauan sepekan terakhir.


Advertisement

Berdasarkan hasil monitoring periode 27 Februari hingga 5 Maret 2026, tercatat sebanyak 23 kejadian gempabumi terjadi di wilayah PGR VI.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padangpanjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan bahwa aktivitas gempa yang terjadi di Sumatera Barat dalam kurun waktu tersebut dipicu oleh dua faktor utama yang saling berkaitan.

“Gempabumi yang terjadi di wilayah PGR VI disebabkan oleh aktivitas pergerakan lempeng di zona subduksi dan aktivitas sesar Sumatera,” ujar Suaidi, Jumat (6/3/2026).

Advertisement

Dari total 23 kejadian gempa yang tercatat selama periode pengamatan tersebut, sebagian besar merupakan gempa dengan kekuatan relatif kecil yang tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan.

Sebanyak 11 kejadian gempa tercatat memiliki magnitudo di bawah 3 atau M < 3, sedangkan 12 kejadian lainnya berada pada kategori gempa menengah dengan magnitudo antara 3 hingga 5 atau 3 ≤ M < 5.

Sepanjang periode pemantauan yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika tersebut, tidak ada satu pun kejadian gempa yang memiliki kekuatan di atas magnitudo 5 atau M ≥ 5.

Advertisement

Magnitudo terbesar yang tercatat selama periode tersebut mencapai M 4,2, sedangkan magnitudo terkecil berada pada angka M 2,3.

Rentang kekuatan gempa tersebut menunjukkan bahwa aktivitas seismik di wilayah Sumatera Barat tetap terjadi secara konsisten dalam skala kecil hingga menengah, namun tidak menunjukkan indikasi kejadian gempa besar yang berpotensi menimbulkan dampak kerusakan.

Jika ditinjau dari kedalaman hiposenter, aktivitas kegempaan selama sepekan terakhir didominasi oleh gempa dangkal yang umumnya lebih sering terjadi di wilayah yang dipengaruhi aktivitas sesar maupun pergerakan lempeng.

Data pemantauan mencatat sebanyak 17 kejadian gempa memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer yang tergolong gempa dangkal.

Sementara itu, enam kejadian lainnya tergolong gempa menengah dengan kedalaman antara 60 hingga 300 kilometer.

Berdasarkan data yang dirilis oleh BMKG, titik kedalaman terdalam selama periode tersebut tercatat mencapai 217 kilometer.

Adapun kedalaman paling dangkal yang terdeteksi berada pada 4 kilometer dari permukaan bumi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Sumatera Barat.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memastikan bahwa setiap informasi terkait aktivitas kegempaan diperoleh melalui kanal resmi milik BMKG guna menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Ikuti terus akun resmi kami untuk mendapatkan informasi terpercaya seputar BMKG di wilayah Sumatera Barat,” tutup Suaidi.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BMKG Padangpanjang Catat 20 Gempa di Sumbar dalam Sepekan, Seluruhnya Tidak Dirasakan Warga

BMKG Padangpanjang Catat 20 Gempa di Sumbar dalam Sepekan, Seluruhnya Tidak Dirasakan Warga

BMKG Padangpanjang mencatat 20 kejadian gempa bumi di wilayah PGR VI pada 26 Juni-2 Juli 2026. Seluruh gempa berkekuatan M1,8 hingga M4,1 dan tidak di

Gempa Padangpanjang 1926: Yose Hendra Rilis Buku Gempa Tujuh Hari, Hasil Riset 14 Tahun

Gempa Padangpanjang 1926: Yose Hendra Rilis Buku Gempa Tujuh Hari, Hasil Riset 14 Tahun

Mengenang seabad Gempa Padangpanjang 1926, Yose Hendra meluncurkan buku Gempa Tujuh Hari hasil riset 14 tahun yang mengungkap fakta baru tentang gempa

Gempa Sumbar: BMKG Padangpanjang Catat 26 Gempa dalam Sepekan, 4 Kali Dirasakan Warga

Gempa Sumbar: BMKG Padangpanjang Catat 26 Gempa dalam Sepekan, 4 Kali Dirasakan Warga

BMKG Padangpanjang mencatat 26 gempa bumi di wilayah PGR VI selama 19-25 Juni 2026. Empat gempa dirasakan warga di Sumbar dan Bengkulu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer