Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Sumbar

Randi Zulfahli
Penulis: Randi Zulfahli❯

BMKG peringatkan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Sumbar pada 28–30 Maret 2026. Nelayan dan kapal diminta waspada. (freepik)
BMKG peringatkan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Sumbar pada 28–30 Maret 2026. Nelayan dan kapal diminta waspada. (freepik)
PADEK.JAWAPOS.COM — BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Sumatera Barat mulai Sabtu (28/3/2026) pukul 19.00 WIB hingga Senin (30/3/2026).


Advertisement

Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi dan berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Gelombang Tinggi di Siberut dan Sipora

BMKG mencatat potensi gelombang tinggi kategori 2,5–4 meter di wilayah Perairan Barat Siberut dan Perairan Barat Sipora.

“Kondisi cuaca ini sangat berisiko bagi keselamatan pelayaran, terutama untuk perahu nelayan, kapal tongkang, hingga kapal ferry,” ujar Sahat, Jumat (27/3/2026).

Wilayah Gelombang Sedang

Selain itu, gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain.

Advertisement

Di antaranya Perairan Padang–Padangpariaman, Pesisir Selatan, serta perairan sisi Timur Kepulauan Mentawai, meliputi Timur Sipora, Timur Siberut, Timur Pagai, dan Barat Pagai.

Kondisi ini dinilai berbahaya bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.

Angin dan Cuaca Perburuk Kondisi

BMKG mencatat angin bergerak dari arah Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan 3 hingga 20 knot.

Kondisi tersebut memicu peningkatan tinggi gelombang di laut lepas.

Advertisement

Selain itu, cuaca di wilayah perairan Sumatera Barat diperkirakan hujan ringan hingga sedang. Kombinasi angin dan hujan berpotensi mengganggu jarak pandang serta stabilitas kapal kecil.

Imbauan untuk Masyarakat

BMKG meminta masyarakat dan pelaku transportasi laut untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi.

Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut selama periode cuaca ekstrem.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wali Kota Pariaman Minta BMKG Aktifkan HR Radar untuk Bantu Nelayan Cari Ikan

Wali Kota Pariaman Minta BMKG Aktifkan HR Radar untuk Bantu Nelayan Cari Ikan

Wali Kota Pariaman meminta BMKG mengaktifkan HR Radar di Taman Anas Malik untuk membantu nelayan mendeteksi kumpulan ikan dan meningkatkan k

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumbar, Meluas ke Pesisir Selatan-Mentawai

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumbar, Meluas ke Pesisir Selatan-Mentawai

Gelombang hingga 4 meter mengancam perairan Sumbar hingga 2 September 2026, dengan potensi meluas ke Pesisir Selatan dan Mentawai.

BMKG Keluarkan Peringatan Banjir Rob di Pesisir Sumbar dan Mentawai, Waspada 13–16 Juli 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Banjir Rob di Pesisir Sumbar dan Mentawai, Waspada 13–16 Juli 2026

BMKG memperingatkan potensi banjir rob di pesisir Sumbar dan Mentawai pada 13–16 Juli 2026 akibat fenomena Bulan Baru.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer