Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalan Padang–Solok Rusak Parah, Pengendara Keluhkan Bahaya

M
Penulis: Mengki Kurniawan❯
Kondisi jalan rusak di ruas Jl. Padang Besi dan Jl. Raya Bandar Buat, Kota Padang, Selasa (7/4/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Kondisi jalan rusak di ruas Jl. Padang Besi dan Jl. Raya Bandar Buat, Kota Padang, Selasa (7/4/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)

Advertisement

PADANG — Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok dikeluhkan pengguna jalan. Sejumlah titik di Jalan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan hingga ruas Jalan Raya Bandar Buat mengalami kerusakan parah.

Pantauan di lapangan, Selasa (7/4/2026), menunjukkan banyak lubang dan permukaan jalan yang tidak rata. Aspal terlihat mengelupas dan membentuk gundukan yang membahayakan pengendara, terutama di jalur utama logistik dan transportasi tersebut.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Idhamsyah, mengaku kondisi jalan sangat mengganggu aktivitasnya. Ia menyebut melintasi jalur Padang Besi setiap hari seperti menghadapi risiko tinggi.

Advertisement

“Kondisi jalan yang tidak rata dan berlubang ini sering mengganggu aktivitas. Saya juga was-was kalau berdekatan dengan truk besar. Jalan tidak rata bisa membuat motor oleng,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah nyata. Ia menilai perawatan jalan seharusnya dilakukan secara rutin, bukan menunggu kerusakan semakin parah.

Advertisement

Usulan Lajur Khusus Truk

Idhamsyah juga mengusulkan adanya pembagian lajur, khususnya untuk kendaraan besar seperti truk. Ia menilai pemisahan jalur dapat meningkatkan keselamatan sekaligus menjaga ketahanan jalan.

“Kalau ada lajur khusus, motor tidak bercampur dengan truk. Itu lebih aman dan jalan juga bisa lebih awet,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan warga sekitar Bandar Buat, Ahmadi. Ia menyebut kondisi jalan yang miring dan bergelombang sering menyebabkan kendaraan roda dua oleng.

“Kalau mau menyalip truk, motor sering oleng karena aspal tidak rata. Itu sangat berbahaya,” ujarnya.

Rawan Kecelakaan saat Hujan

Ahmadi menambahkan, kerusakan jalan di kawasan tersebut menjadi persoalan yang terus berulang. Tingginya volume kendaraan bertonase besar dinilai menjadi faktor utama cepatnya kerusakan jalan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer