Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengurus DMI Kota Solok Dilantik, Ganefri: Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Generasi Muda

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯
Ketua PW DMI Sumbar Prof. Ganefri melantik Pengurus DMI Kota Solok di Masjid Agung Al Muhsinin, Solok, Rabu (1/7/2026).(Foto: Istimewa)
Ketua PW DMI Sumbar Prof. Ganefri melantik Pengurus DMI Kota Solok di Masjid Agung Al Muhsinin, Solok, Rabu (1/7/2026).(Foto: Istimewa)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM – Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Sumatera Barat periode 2024–2029, Prof. H. Ganefri, Ph.D., melantik Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Solok di Masjid Agung Al Muhsinin, Rabu (1/7/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Ganefri mendorong masjid berperan sebagai pusat pembinaan generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan sosial.

Ganefri mengatakan, tantangan seperti degradasi moral, penyalahgunaan narkoba, judi daring, pinjaman online, hingga dampak negatif media sosial membutuhkan peran aktif masjid dalam membina karakter masyarakat, terutama kalangan anak-anak dan remaja.

Advertisement

Menurutnya, masjid harus menjadi ruang yang ramah bagi generasi muda, bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga tempat belajar Al-Qur'an, kepemimpinan, akhlak, dan keterampilan hidup.

"Kita menghadapi tantangan besar berupa degradasi moral, penyalahgunaan narkoba, judi daring, pinjaman online, serta pengaruh negatif media sosial. Masjid harus menjadi rumah yang ramah bagi anak-anak dan remaja, tempat mereka belajar Al-Qur'an, kepemimpinan, akhlak, dan keterampilan hidup," tegas Ganefri.

Selain pembinaan generasi muda, Ganefri mengajak seluruh pengurus DMI memperkuat tata kelola masjid agar dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan jamaah.

Advertisement

Ia menilai administrasi yang tertib, pengelolaan keuangan yang baik, serta pelayanan yang optimal menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap masjid.

Ganefri juga mendorong setiap masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan koperasi syariah, pelatihan kewirausahaan, pengelolaan zakat, infak, sedekah, wakaf produktif, serta pemberdayaan usaha mikro jamaah.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital juga perlu diterapkan dalam pengelolaan administrasi, penyebarluasan informasi kegiatan, edukasi keagamaan, hingga pelayanan kepada jamaah agar dakwah dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif.

Ia menegaskan, keberhasilan memakmurkan masjid membutuhkan sinergi dengan Pemerintah Kota Solok, Kementerian Agama, Baznas, MUI, organisasi kemasyarakatan Islam, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tabligh Akbar Aisyiyah Sumbar di Padang, Maigus Nasir Bicara Pembentukan Karakter Generasi Muda

Tabligh Akbar Aisyiyah Sumbar di Padang, Maigus Nasir Bicara Pembentukan Karakter Generasi Muda

Tabligh Akbar Aisyiyah Sumbar di Padang, Maigus Nasir membahas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda lewat fungsi surau.

Fadly Amran: PIAGEX 2026 Siapkan Anak Muda Padang Kuasai Proses Kreatif Animasi dan Game

Fadly Amran: PIAGEX 2026 Siapkan Anak Muda Padang Kuasai Proses Kreatif Animasi dan Game

PIAGEX 2026 menjadi ruang bagi pelajar Kota Padang mengembangkan kemampuan coding, animasi, game, dan konten digital.

Payakumbuh Perkuat Adat Minangkabau, Generasi Muda Dibekali Hadapi Era Digital

Payakumbuh Perkuat Adat Minangkabau, Generasi Muda Dibekali Hadapi Era Digital

Payakumbuh membekali generasi muda memahami adat Minangkabau agar tetap berkarakter dan mampu menghadapi perkembangan teknologi serta arus globalisasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer