Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jembatan Bailey Sitangkai Sudah Bisa Dilalui, Distribusi Hasil Pertanian Kembali Lancar

Hendra Efison
Penulis: Hendra Efison❯
Jembatan Bailey Sitangkai kini dapat dilalui kendaraan, memulihkan akses distribusi hasil pertanian dan mempercepat mobilitas masyarakat pascabanjir di Tanahdatar. (BMCKTR Sumbar)
Jembatan Bailey Sitangkai kini dapat dilalui kendaraan, memulihkan akses distribusi hasil pertanian dan mempercepat mobilitas masyarakat pascabanjir di Tanahdatar. (BMCKTR Sumbar)

Advertisement

TANAHDATAR, PADEK.JAWAPOS.COM – Jembatan Bailey Sitangkai di Jorong Taruko, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanahdatar, kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat hingga roda enam. Beroperasinya jembatan darurat tersebut mengembalikan kelancaran distribusi hasil pertanian sekaligus memulihkan akses transportasi masyarakat yang sempat terputus akibat banjir.

Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, mengatakan jembatan Bailey telah beberapa hari terakhir dapat digunakan seluruh kendaraan sesuai kapasitas yang diizinkan.

Meski demikian, ia mengingatkan pengguna jalan agar tidak membawa muatan melebihi kemampuan jembatan karena masih bersifat sementara.

Advertisement

"Jangan terlalu berat atau melebihi kapasitas jembatan. Nanti bisa rubuh dan arus lalu lintas terganggu kembali," ujarnya.

Jembatan Bailey dengan bentang 42 meter dan lebar 4,2 meter itu dibangun sebagai pengganti sementara jembatan yang roboh diterjang banjir bandang akibat bencana hidrometeorologi pada Mei 2026.

Keberadaan jembatan tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan Sijunjung dengan Tanahdatar hingga Limapuluh Kota. Jalur ini juga menjadi lintasan utama distribusi barang dan hasil pertanian masyarakat yang menopang aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Advertisement

Sebelum jembatan darurat selesai dibangun, arus lalu lintas harus dialihkan melalui jalur yang lebih jauh. Kondisi itu membuat waktu tempuh distribusi hasil pertanian bertambah dan berdampak pada kualitas komoditas yang mudah rusak.

Banyak petani mengeluhkan keterlambatan pengiriman sayur-mayur ke pasar karena harus menempuh perjalanan lebih panjang. Akibatnya, sebagian hasil panen mengalami penurunan kualitas sebelum sampai ke tujuan.

Pengerjaan Jembatan Bailey Sitangkai diawasi langsung oleh Kepala UPTD Workshop dan Peralatan Dinas BMCKTR Sumbar, Mitra Hengky, bersama Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Rahma Dewi S.

Edy, seorang sopir truk yang rutin mengangkut hasil pertanian, mengaku keberadaan jembatan tersebut memberikan dampak besar terhadap kelancaran distribusi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jembatan Sungai Pinang Rampung, Distribusi Hasil Pertanian Warga Timpeh Makin Lancar

Jembatan Sungai Pinang Rampung, Distribusi Hasil Pertanian Warga Timpeh Makin Lancar

Jembatan Sungai Pinang Dharmasraya rampung dan memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan dan kesehata

Bendungan Sungai Emas Diperbaiki, 130 Hektare Sawah Menanti Pulihnya Pasokan Air

Bendungan Sungai Emas Diperbaiki, 130 Hektare Sawah Menanti Pulihnya Pasokan Air

Rehabilitasi irigasi Sungai Emas di Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar, mencapai 85 persen. Perbaikan bendungan diharapkan memulihkan pasok

Persiapan Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar 2026 Capai 80 Persen, Digelar 18–19 Oktober

Persiapan Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar 2026 Capai 80 Persen, Digelar 18–19 Oktober

Persiapan Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar 2026 di Bukik Gombak mencapai 80 persen. Simak jadwal pelaksanaan dan ajakan Bupati Eka Putra.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer