Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelombang hingga 4 Meter Ancam Perairan Sumbar, Kapal Ferry Diminta Waspada

Randi Zulfahli
Penulis: Randi Zulfahli❯
Ilustrasi gelombang tinggi di perairan. (Foto: Pexels)
Ilustrasi gelombang tinggi di perairan. (Foto: Pexels)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur memperingatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah wilayah perairan Sumatera Barat selama 3–6 Agustus 2026.

Peringatan dini tersebut berlaku mulai Senin (3/8/2026) pukul 19.00 WIB hingga Kamis (6/8/2026) pukul 19.00 WIB. Kondisi ini berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama perahu nelayan, kapal tongkang, hingga kapal ferry.

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan Sumatera Barat untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim.

Advertisement

BMKG Maritim Teluk Bayur membagi potensi gelombang menjadi dua kategori. Gelombang 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sembilan wilayah perairan, sedangkan gelombang 2,5–4 meter diperkirakan terjadi di empat wilayah.

Empat Perairan Berpotensi Gelombang 4 Meter

Potensi gelombang 2,5–4 meter diperkirakan terjadi di Perairan Timur Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Barat Siberut, dan Perairan Barat Pagai.

Advertisement

Pada wilayah tersebut, risiko pelayaran dinilai lebih tinggi karena tidak hanya mengancam perahu nelayan dan kapal tongkang, tetapi juga kapal ferry.

Sahat secara khusus meminta operator kapal ferry yang melayani rute di sekitar perairan barat Kepulauan Mentawai mempertimbangkan kondisi gelombang sebelum memutuskan berlayar.

Sementara itu, gelombang 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Agam–Pasaman Barat, Perairan Padang–Padangpariaman, Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Sipora, Perairan Timur Siberut, Perairan Timur Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, dan Perairan Barat Pagai.

Menurut Sahat, gelombang pada kisaran 1,25–2,5 meter memiliki risiko cukup tinggi bagi kapal berukuran kecil hingga menengah. Perahu nelayan dan kapal tongkang diminta mewaspadai kondisi tersebut selama beraktivitas di laut.

Angin 20–25 Knot dan Potensi Hujan

Selain gelombang, BMKG Maritim Teluk Bayur mencatat angin di wilayah perairan Sumatera Barat selama periode peringatan diperkirakan didominasi dari arah Barat Laut menuju Utara.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumbar, Meluas hingga 8 September

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumbar, Meluas hingga 8 September

BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Sumbar yang berpotensi meluas hingga 8 September 2026.

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumbar, Meluas ke Pesisir Selatan-Mentawai

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumbar, Meluas ke Pesisir Selatan-Mentawai

Gelombang hingga 4 meter mengancam perairan Sumbar hingga 2 September 2026, dengan potensi meluas ke Pesisir Selatan dan Mentawai.

Gelombang Tinggi Sumbar Capai 4 Meter, BMKG Minta Nelayan dan Pelayaran Waspada 4-7 Juni 2026

Gelombang Tinggi Sumbar Capai 4 Meter, BMKG Minta Nelayan dan Pelayaran Waspada 4-7 Juni 2026

BMKG Maritim Teluk Bayur memperingatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Sumbar pada 4-7 Juni 2026. Nelayan dan operator kapal dimi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer