
BUKITTINGGI, PADEK.JAWAPOS.COM—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi meminta 10 Program Pokok PKK dipertajam dan diselaraskan dengan kebijakan pembangunan pemerintah. Program PKK tidak boleh berhenti pada kegiatan rutin dan seremonial, tetapi harus melahirkan aksi nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Jambore Kader PKK ke-XXII dan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Sumbar 2026 di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).
Menurut Mahyeldi, keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi pemerintah dengan seluruh unsur masyarakat.
Dalam hal ini, PKK memiliki posisi strategis karena kader dan Dasawisma berada dekat dengan keluarga serta memiliki jaringan hingga tingkat nagari dan kelurahan.
“Kesuksesan, keberhasilan akan sulit kita hadirkan tanpa adanya kolaborasi dan sinergitas dari seluruh pihak. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, semua pihak mesti berperan,” kata Mahyeldi.
10 Program Pokok PKK Harus Menjawab Persoalan
Mahyeldi menekankan, 10 Program Pokok PKK perlu diarahkan pada persoalan yang benar-benar dihadapi keluarga dan masyarakat. Kader PKK diminta tidak hanya menjalankan agenda rutin, tetapi memperkuat aksi yang memiliki manfaat langsung.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketahanan pangan keluarga. Mahyeldi mendorong kader PKK mengoptimalkan potensi pangan lokal dan memperkuat kelompok-kelompok yang dikelola PKK di tingkat nagari dan kelurahan.
Persoalan sampah juga menjadi perhatian. Pengurangan sampah, kata Mahyeldi, perlu dimulai dari lingkungan terkecil, terutama rumah tangga, dengan melibatkan kader PKK dan Dasawisma.
“Tidak ada pilihan bagi kita sekarang selain bagaimana mengurangi sampah dari rumah dan dari kantor. Kader-kader PKK dan Dasawisma barangkali akan bisa berperan untuk itu,” ujarnya.
Mahyeldi juga mengapresiasi buku 101 Cara Penanggulangan Sampah yang diterbitkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar. Buku tersebut dinilai dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melakukan langkah sederhana dalam mengurangi dan mengelola sampah.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





