
PADEK.JAWAPOS.COM— Pengembangan hunian pintar atau smart home di Sumatera Barat mulai diarahkan pada integrasi layanan listrik, konektivitas digital, dan material konstruksi. Untuk mewujudkan konsep tersebut, PLN Group menjajaki kolaborasi dengan PT Semen Padang dan para pengembang perumahan melalui solusi bisnis terintegrasi.
Kolaborasi itu dibahas dalam Forum Diskusi Sinergi PLN Group Bersama Stakeholder dalam Mengembangkan Ekosistem Smart Home Melalui Integrated Business Solution di Pangeran Beach Hotel Padang, Rabu (28/10/2026).
Manajer PLN UP3 Padang, Rudi Hamiri, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap hunian tidak lagi terbatas pada ketersediaan listrik. Perkembangan teknologi turut membuka kebutuhan terhadap konektivitas internet dan perangkat yang bisa dipantau atau dikendalikan secara digital.
Menurut Rudi, PLN Group berupaya memperkuat kerja sama dengan pengembang dan pemangku kepentingan agar dapat menghadirkan layanan yang mendukung kebutuhan hunian modern.
Konsep smart home memungkinkan penghuni memantau dan mengendalikan perangkat tertentu melalui teknologi Internet of Things (IoT). Penerapannya bergantung pada perangkat, sistem konektivitas, dan layanan digital yang digunakan di setiap rumah.
Dalam pengembangan ekosistem tersebut, PLN Icon Plus dapat mendukung penyediaan konektivitas dan solusi digital. Integrasi layanan itu membuka peluang bagi pengembang untuk menyiapkan hunian yang memiliki dukungan infrastruktur teknologi sesuai kebutuhan calon penghuni.
PLN Catat 166 Kawasan Perumahan Tersambung Listrik
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, sekitar 166 kawasan perumahan dengan 4.152 pelanggan telah tersambung listrik di Sumatera Barat sejak 2024 hingga Oktober 2026.
Data tersebut menggambarkan jangkauan layanan kelistrikan perumahan yang dapat menjadi salah satu dasar untuk membangun kolaborasi lebih lanjut. Namun, sambungan listrik tidak serta-merta berarti seluruh kawasan tersebut telah menerapkan teknologi smart home.
Keterlibatan PT Semen Padang dalam forum ini memperluas kerja sama ke sisi material pembangunan. Perusahaan tersebut mengembangkan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), produk bata interlock yang ditawarkan sebagai alternatif material konstruksi untuk pembangunan rumah.
Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, mengatakan perusahaan terus mengembangkan produk turunan untuk memenuhi kebutuhan pasar, termasuk sektor perumahan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





