Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Beras Lokal di Padang Aro Stabil, Pedagang Jual Rp26 Ribu per Sukat

Lara Putri Yulina
Penulis: Lara Putri Yulina❯
Pedagang beras di Pasar Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Rabu (28/10/2026). Harga beras lokal masih stabil dibandingkan pekan sebelumnya. (Foto: Lara Putri/Padek)
Pedagang beras di Pasar Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Rabu (28/10/2026). Harga beras lokal masih stabil dibandingkan pekan sebelumnya. (Foto: Lara Putri/Padek)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM — Harga beras lokal di Pasar Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, masih bertahan pada kisaran Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per sukat atau gantang dengan berat sekitar 1,5 kilogram, Rabu (28/10/2026). Stabilnya harga tersebut diikuti aktivitas jual beli yang masih lancar, sementara pembeli berharap harga kebutuhan pokok itu tidak mengalami kenaikan.

Iwin, 45, salah seorang pedagang beras di Pasar Padang Aro, mengatakan harga jual beras lokal yang dipasarkannya belum berubah dibandingkan pekan sebelumnya. Beras biasa dijual Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per sukat, bergantung pada jenis dan kualitasnya.

Sementara itu, beras ketan dijual dengan harga Rp35 ribu per sukat. Menurut Iwin, beras yang dijualnya merupakan hasil pertanian petani di Solok Selatan.

Advertisement

Kondisi cuaca yang bersahabat, kata dia, turut mendukung kegiatan pertanian di daerah tersebut. Secara umum, petani padi juga tidak mengalami gagal panen.

Dalam sekali berjualan di Pasar Padang Aro, Iwin membawa sekitar lima karung beras biasa dan dua karung beras ketan. Ia menyebut pembeli masih datang dan harga jual tetap sama seperti pekan sebelumnya.

Beras Berkualitas Lebih Baik Dijual Rp28 Ribu

Advertisement

Pedagang lainnya, Erniati, 66, juga menyebut harga beras di Pasar Padang Aro belum mengalami perubahan. Ia menjual beras seharga Rp26 ribu per sukat untuk beras campuran, sedangkan beras dengan kualitas lebih baik dibanderol Rp28 ribu per sukat.

“Kalau beras yang Rp28 ribu itu beras bagus. Kalau yang saya jual Rp26 ribu karena beras campuran, biasanya dari baralek,” ujar Erniati.

Untuk beras ketan, Erniati menetapkan harga Rp38 ribu per sukat, lebih tinggi dibandingkan harga yang ditawarkan Iwin. Perbedaan harga beras ketan tersebut menunjukkan adanya variasi harga antarpenjual untuk komoditas yang sama.

Erniati mengaku telah berjualan beras di Pasar Padang Aro selama kurang lebih 15 tahun. Berdasarkan pengamatannya, harga beras antarpedagang relatif sama dan tidak berubah dibandingkan pekan sebelumnya.

“Alhamdulillah, pembeli lancar. Minggu kemarin juga sama harganya, jadi harga stabil. Harapannya harga tetap begini,” katanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harga Beras di Pasar Padang Tujuh Naik Rp10.000 per Karung, Pedagang Sebut Pasokan Terganggu

Harga Beras di Pasar Padang Tujuh Naik Rp10.000 per Karung, Pedagang Sebut Pasokan Terganggu

Harga beras di Pasar Padang Tujuh, Pasaman Barat, naik rata-rata Rp10.000 per karung. Pedagang menyebut hujan memengaruhi pasokan.

Penyaluran Beras SPHP Bulog Solok Tembus 2.359 Ton, Stok CBP 1.262 Ton

Penyaluran Beras SPHP Bulog Solok Tembus 2.359 Ton, Stok CBP 1.262 Ton

Penyaluran beras SPHP BULOG Cabang Solok mencapai 2.359 ton, sedangkan stok CBP tercatat 1.262 ton per 5 September 2026.

Cabai Merah di Padang Aro Naik hingga Rp80 Ribu, Pembeli Kini Banyak Beli Setengah Kilo

Cabai Merah di Padang Aro Naik hingga Rp80 Ribu, Pembeli Kini Banyak Beli Setengah Kilo

Harga cabai merah di Padang Aro naik hingga Rp80 ribu per kilogram akibat pasokan berkurang, membuat pembeli mengurangi belanja.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer