Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan di Lokasi Bencana, Brimob Sumbar Ajak Jurnalis Bertemu di Lapangan Tembak

Randi Zulfahli
Penulis: Randi Zulfahli❯

Advertisement

Kegiatan Dansat Brimobda Sumbar Shooting Championship Antar Jurnalis 2026 di Lapangan Tembak Sertu Anumerta Widodo, Mako Satbrimob Polda Sumbar, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan Dansat Brimobda Sumbar Shooting Championship Antar Jurnalis 2026 di Lapangan Tembak Sertu Anumerta Widodo, Mako Satbrimob Polda Sumbar, Sabtu (7/11/2026).

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM— Selama ini, jurnalis dan personel Brigade Mobil (Brimob) kerap bertemu di lokasi bencana, mulai dari kawasan longsor hingga daerah terdampak banjir. Namun, Sabtu (7/11/2026), keduanya bertemu dalam suasana berbeda, yakni di lapangan tembak Mako Satbrimob Polda Sumatera Barat (Sumbar).

Pertemuan itu dikemas melalui event eksibisi Dansat Brimobda Sumbar Shooting Championship Antar Jurnalis 2026 di Lapangan Tembak Sertu Anumerta Widodo, Satbrimob Polda Sumbar. Kegiatan tersebut mempertemukan awak media dengan personel Brimob melalui olahraga menembak.

Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri. Satbrimob Polda Sumbar menyelenggarakannya bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumatera Barat.

Advertisement

Pelaksana Tugas Wakil Komandan Satuan (Plt. Wadansat) Brimob Polda Sumbar, AKBP Encep Henry, S.H., M.H., hadir bersama Wakil Ketua IJTI Pengda Sumbar, Wahyudi Agus. Sejumlah pejabat utama, perwira, bintara, dan tamtama Satbrimob serta jurnalis media televisi, online, dan cetak turut mengikuti kegiatan tersebut.

Dari Lokasi Bencana ke Lapangan Tembak

Wakil Ketua IJTI Pengda Sumbar, Wahyudi Agus, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi jurnalis dan personel Brimob untuk membangun kedekatan di luar rutinitas peliputan.

Selama menjalankan tugas, keduanya lebih sering berjumpa ketika terjadi bencana. Karena itu, pertemuan di lapangan tembak menjadi pengalaman berbeda bagi awak media.

"Biasanya kita bertemu di tempat yang sudah tidak asing lagi, setiap ada bencana, di mana ada lumpur, kita bertemu di situ. Hari ini kita bertemu di tempat yang asing bagi kami, yaitu lapangan tembak Mako Brimob," kata Wahyudi.

Melalui kegiatan tersebut, para jurnalis juga mendapatkan pengetahuan mengenai penggunaan senjata api dan fungsinya. Ia mengapresiasi Satbrimob Polda Sumbar yang memberikan kesempatan kepada awak media untuk mengenal olahraga menembak secara langsung.

Wahyudi mengibaratkan kamera dan senjata api sebagai perlengkapan yang berbeda, tetapi sama-sama memiliki peran dalam menjalankan tugas masing-masing.

"Kalau sehari-hari senjata kami adalah kamera, aparat Brimob mungkin senjata sehari-harinya adalah senjata api. Namun dua senjata itu sama-sama memiliki tujuan, bisa menjadi pelurunya yang sama," ujarnya.

Ia menambahkan, jurnalis memiliki peran mengawal sekaligus mempublikasikan kegiatan Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), baik melalui pemberitaan positif maupun kritik.

Wahyudi berharap kemitraan antara jurnalis dan Brimob terus berlanjut. Hubungan tersebut dinilai penting untuk mendukung keterbukaan informasi dan memperkuat peran kepolisian sebagai mitra masyarakat.

Menembak Melatih Fokus dan Kesabaran

Sementara itu, AKBP Encep Henry mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kerja sama antara Polri dengan awak media.

Menurut dia, jurnalis dan personel Brimob memiliki intensitas pertemuan cukup tinggi di lapangan, terutama ketika menangani situasi bencana. Sumatera Barat termasuk wilayah yang kerap menghadapi bencana alam sehingga kedua pihak sering berada di lokasi yang sama.

"Kami mengundang rekan-rekan jurnalis, dikemas dalam bentuk kegiatan Dansat Brimobda Sumbar Shooting Championship Antar Jurnalis 2026 dalam rangka HUT Brimob ke-81 tahun 2026," kata Encep.

Ia menegaskan, kejuaraan tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah memperkuat hubungan antara jurnalis dan Polri, khususnya Satuan Brimob Polda Sumbar.

Encep juga menjelaskan bahwa olahraga menembak membutuhkan konsentrasi dan pengendalian diri. Peserta harus mampu menjaga kestabilan tangan, memastikan bidikan tepat, serta bersabar sebelum menarik pelatuk.

"Kita belum dibolehkan menembak manakala bidikannya belum tepat dan tangannya masih goyang. Kita dituntut fokus dalam membidik dan fokus menarik pelatuk, sehingga perlu kesabaran," ujarnya.

Panitia akan mengumumkan para pemenang Dansat Brimobda Sumbar Shooting Championship Antar Jurnalis 2026 pada perhelatan HUT ke-81 Korps Brimob Polri di Mako Satbrimob Polda Sumbar.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dari Brimob, Bareskrim hingga BNN: Perjalanan Suyudi Ario Seto Menuju Kursi Kapolri

Dari Brimob, Bareskrim hingga BNN: Perjalanan Suyudi Ario Seto Menuju Kursi Kapolri

Perjalanan Suyudi Ario Seto menuju Kapolri dimulai dari Brimob, Bareskrim, sejumlah jabatan daerah, Kapolda Banten, hingga memimpin BNN.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer