Dua Kali Swab Negatif, Pasien Covid-19 asal Pariaman Dinyatakan Sembuh

Ilustrasi hasil pemeriksaan pasien negatif. Foto: IST)

Pasien positif Covid-19 asal Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, telah dinyatakan sembuh.

Pasien tersebut telah menjalani masa karantina di asrama Bapelekes Sumbar selama 11 hari. Lalu dilakukan pemeriksaan swab sebanyak dua kali dan hasilnya negatif.

Hal itu terungkap berdasarkan surat keterangan isolasi dari dokter petugas karantina di asrama Bapelkes Sumbar, Dr. Doni Andika P, yang diterima Pemko Pariaman.

Dokter tersebut menyatakan, pasien telah karantina pada 14-24 April 2020. Setelah dua kali pemeriksaan swab, hasilnya negatif. Sehingga sudah boleh pulang sejak 24 April dan karantina mandiri selama 3 hari di rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul mengatakan bahwa, masa tiga hari karantina mandiri tersebut, pada hari ini (27/4/2020) berakhirnya.

“Setelah dua kali menjalani pemeriksaan swab dengan hasil kedua-duanya negatif, maka sekarang yang bersangkutan juga sudah selesai karantina mandiri di rumah. Kondisinya stabil dan sehat sehingga pasien tersebut kita nyatakan sembuh,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, kata Syahrul, pasien itu terjangkit setelah kontak dengan pasien positif Covid-19. Namun, setelah karantina mandiri selama 14 hari dia tidak merasakan gejala apa-apa. Lalu, di hari ke-16 ternyata hasil swab-nya dinyatakan positif. Kini sudah dinyatakan sembuh.

“Kita patut bersyukur dengan sembuhnya pasien positif tersebut. Saat ini belum ada lagi kasus warga Kota Pariaman yang positif. Kita telah uji swab orang-orang yang kontak langsung dengan pasien, dan semuanya negatif,” tuturnya.(rel/esg)