FK Unand Serahkan 16 Brevet Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

57

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) dan RSUP M Djamil Padang melahirkan 16 orang lulusan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah yang ditandai dengan penyerahan Surat Keterangan Keahlian (Brevet) di Hotel Pangeran Beach Padang, Kamis (26/5).

Acara dihadiri Ketua Program Studi Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK Unand-RSUP M. Djamil Padang, Ketua Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK Unand, Ketua Perkumpulan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia cabang Sumbar, Direktur Utama RSUP M. Djamil Padang, dan Ketua Alumni Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Unand, beserta undangan lainnya.

Ketua Program Studi Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK Unand-RSUP M. Djamil Padang, Dr. dr. Masrul Syafri, Sp.PD, Sp.JP (K) mengatakan 16 orang dokter yang mendapatkan brevet itu rata-rata menempuh pendidikan selama empat setengah tahun.

“Sebenarnya masih ada 7 orang lulusan lagi yang akan kita serahkan brevet, namun mengingat kondisi agar tidak terlalu ramai jadi kita undur sampai 6 bulan ke depan atau satu tahun lagi, dengan mengikuti proses prosedurnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan acara ini sudah tertunda selama dua tahun karena terkendala pandemi covid-19.

“Alhamdulillah sampai saat ini kita prodi Kardiologi sudah melahirkan 65 dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang tersebar di berbagai daerah. Ada Jakarta, Tanggerang, luar Jawa, dan lainnya,” jelasnya.

Ia berharap kepada seluruh lulusan dapat mengerjakan tugas sebagai Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dengan amanah dan bertanggung jawab penuh. Serta mampu memikirkan bagaiamana pusat pendidikan kardiologi Unand dapat berkembang semakin baik ke depannya.

Baca Juga:  193 Pemakalah-10 Keynote Speaker Sharing di CITES 2022¬†

Ketua Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK Unand, dr. Muhammad Syukri, Sp.JP (K) menyampaikan Prodi telah memberikan orang-orang yang mempunyai dedikasi yang tinggi terkait jantung dan pembuluh darah, perjalanan sampai ke titik sekarang memang tidak mudah, mulai dari terpapar covid-19.

Muhammad Syukri menuturkan dokter yang baru saja lulus dan telah terima brevet adalah dokter yang memiliki dedikasi tinggi, dokter tangguh, dan benar-benar siap dalam memberikan pelayanan pengobatan kesehatan.

Ketua Perkumpulan Dokter Spesialis kardiovaskular Indonesia cabang Sumbar, Dr. dr. Eka Fithra Elfi, Sp.JP (K) mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah baru.

“Selamat datang dan selamat bergabung ke dalam naungan profesi kita, kami berharap pada saat menjalankan tugas teman-teman tetap menjunjung etika, martabat hukum kedokteran, menjunjung tinggi sumpah kedokteran kita, terutama agama,” harapnya.

Direktur Utama RSUP M. Djamil, Dr. dr. H. Yusirman Yusuf, MARS, Sp.B, Sp.BA (K) mendorong agar dokter yang menerima brevet untuk tidak cepat puas, tetapi harus ada keinginan dan upaya untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Ini adalah awal dari tugas nyata yang akan dihadapi, siap tidur satu jam, harus siap melayani banyak pasien, harus bisa menjaga hubungan baik antara dokter dan pasien,” katanya.

Ia berharap dengan terlahirnya dokter spesialis yang baru ini, kebutuhan akan pelayanan terpadu penyakit jantung dan pembuluh darah dapat terpenuhi. (*/cr4)