Benny Utama Izinkan Pawai Takbiran dan Shalat Ied di Halaman Kantor Bupati

35

Sempat vakum tiga tahun, pawai malam takbiran menggunakan kendaraan bermotor menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kota Lubuksikaping, kembali diizinkan Bupati Pasaman Benny Utama. Masyarakat juga bisa mengikuti shalat Ied di halaman Kantor Bupati Pasaman.

“Kita tahu bahwa momentum puncak kemenangan dari ikhtiar dan perjuangan sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan, salah satunya adalah melaksanakan pawai takbiran. Bukan euforia, tapi semata wujud kemenangan bagi kaum muslimin di seluruh dunia,” ujar Bupati Benny Utama, di Lubuksikaping, Rabu (27/4/2022).

Benny menambahkan bahwa masyarakat sepertinya sudah sangat rindu ingin kembali melaksanakan pawai takbiran di malam hari raya Idul Fitri. Selama beberapa tahun terakhir, ada aturan yang melarang, akibat tingginya penularan wabah Covid-19.

“Alhamdulillah daerah kita Pasaman sudah berada di level satu, atau zona aman untuk beraktifitas normal. Jadi, tidak ada salahnya jika keinginan masyarakat kita wujudkan dalam perayaan hari kemenangan idul fitri tahun ini,” ucap bupati.

Namun demikian, Bupati Benny Utama mengingatkan agar masyarakat yang pawai senantiasa memakai masker dan mematuhi aturan lalu lintas seperti memakai helm bagi yang bermotor dan berada di dalam mobil dengan tertib.

Khabar gembira dari Bupati Benny Utama ini, sontak disambut suka cita masyarakat Kabupaten Pasaman, termasuk para perantau yang hendak mudik lebaran tahun ini.

Kabar dari mulut ke mulut, termasuk yang beredar di media sosial tentang diperbolehkannya pawai takbiran dan shalat Ied di halaman kantor bupati, cepat beredar dan disambut antusias oleh segenap lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah ya Allah, bisa kito takbiran di kampuang baliak. Tarimo kasih Pak Pati,” ujar Soni, perantau Pasaman di Duri, Riau, begitu mendapat kabar itu.

Soni yang populer dipanggil Buyuang itu, berencana untuk pulang kampung ke Lubuaksikapiang bersama keluarganya.

Lain lagi tanggapan Ujang, begitu mendapat informasi dari temannya waktu mengisi BBM di SPBU Pasa Kaciak, Lubuksikaping.

Baca Juga:  Perusahaan Diminta Tidak Semena-Mena

Menurut Ujang, baginya yang berhari raya itu adalah takbiran dan shalat Ied. Saat takbiran itu, katanya, kita bisa melihat orang kampung datang dari rantau dengan kendaraanya.

“Dan pada shalat Ied di halaman kantor bupati, kita juga bisa melihat dan bisa bersilaturahmi dengan bupati dan orang rantau. Pengalaman shalat hari raya di halaman kantor bupati beberapa tahun lalu, orang-orang rantau yang pulang kampung, shalatnya di halaman kantor bupati,” cerita Ujang.

Kepala Dinas Kominfo Pasaman Budhi Hermawan saat ditanya wartawan membenarkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman akan melaksanakan kembali pawai malam takbiran mengitari Kota Lubuksikaping bersama seluruh komponen masyarakat.

“Pak Bupati sudah menginstruksikan agar pawai malam takbiran dilaksanakan kembali untuk masyarakat, juga shalat idul fitri di halaman kantor bupati. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap memakai masker dan mematuhi peraturan lalu lintas. Petugas Dinas Kesehatan akan berjaga di beberapa pintu masuk kantor bupati, seperti di Simpang Mauh, dekat bundaran dan pintu belakang, guna memberikan masker bagi masyarakat yang tidak membawa masker,” kata Budhi.

Rute pawai takbiran di Kota Lubuksikaping dimulai dari depan Rumah Dinas Bupati Pasaman ke arah Utara di jalan Sudirman Lubuk Sikaping. kemudian belok ke kanan di Simpang Mauah menuju Tanjuang Alai, berbelok di Simpang Taluak Ambun, belok kiri ke arah Masjid Raya, terus ke pasar lama Lubuk Sikaping, jalan Hamka Tanjuang Baringin, belok kiri ke Pasar Benteng, terus di jalan bypass, berbelok di bundaran Sawah Panjang, terus di jalan Adam Malik dan finish di depan kantor Bupati Pasaman.

Sementara pelaksanaan shalat Idul Fitri di halaman Kantor Bupati bertindak sebagai Khatib Buya Helmun Jamil, MA dan imam H. Nasbin Panyahatan Lc. MA.(rel)