Tol Sumatera Barat Dikebut. Irwan Prayitno : Gerbang Ekonomi untuk Rakyat

1588
Tuntas 2022: Pengerjaan tol trase Padang - Kepala Hilalang sepanjang 36 km ditargetkan selesai 2022. Saat ini sepanjang 4,2 km mulai dari titik nol By Pass, sebagian sudah rampung pembangunan strukturnya. (Foto ist)

Padang, Padek—Pembangunan Ruas tol Padang – Pekanbaru trase Padang – Sicincin bakal dikebut pascalebaran ini, menyusul telah ditetapkannya Penlok tahap dua. Proyek nasional ini akan menjadi gerbang ekonomi baru bagi Sumatera termasuk Sumbar, untuk peningkatan PAD dan memberi multiplier effect bagi masyarakat.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan, SK Gubernur Nomor 62-02-56-2020 tentang Penetapan Lokasi (Penlok) Pengadaan Tanah Jalan Tol Ruas Padang–Pekanbaru akan menjadi langkah maju dalam pelaksanaan pembangunan tol, yang menjadi bagian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Di sisi lain Project Director PT HK Ruas Tol Sicincin – Padang, Marthen Robert Singal menegaskan, Hutama Karya (HK) optimistis jika persoalan tanah tuntas maka pembangunan fisik akan tuntas secepatnya.

“Kita harapkan pihak pihak terkait bisa menindaklanjuti teknis pembebasan lahan sehingga pembangunan fisik bisa dikebut pihak kontraktor. Semakin cepat tol selesai semakin cepat masyarakat Sumatera Barat merasakan manfaat multiplier effectnya ke depan,” ujar Irwan dalam suasana lebaran ini.

Kehadiran tol di Sumbar kata Irwan menjadi gerbang untuk kemajuan daerah ke depan, apalagi di tengah tekanan ekonomi yang makin berat dengan kondisi pendemi covid 19. Justru itu ia meminta proses pengadaan tanah dipercepat pasca Penlok tahap dua dan segera dibangun.

Tol akan Mempercepat tranportasi darat, mendorong kemajuan wisata. Perdagangan dan ekonomi bergerak. Tersambungnya dua titik pelabuhan penting yakni Dumai dan Teluk Bayur untuk mempercepat arus barang dan jasa.

“Tentunya akan meningkatkan PAD dan kejahteraan masyarakat. Pariwisata berkembang pesat, ekonomi rakyat bergerak dan PAD meningkat. Justru itu masyarakat hendaknya memahami proyek ini untuk kita semua,” ujarnya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayinto, mengapresiasi keseriusan pihak kontraktor yang terus bergerak dalam membangun dalam kondisi yang penuh tantangan saat ini. Tentu katanya tetap memperhatikan protokol kesehatan dan aturan yang dikeluarkan lembaga/kementrian terkait.

“Sebagai kepala daerah saya akan terus koordinasi dan mendorong agar Penlok yang sudah ditetapkan clear sampai ke penyelesaiaan Satgas teknis, mendorong segala sesuatu yang dapat mendukung percepatan pengerjaan fisik. Kita harus ambil manfaat positif yang didapatkan dari akses tol, dan menekan kemungkinan kemungkinan dampak negatifnya,” ujar gubernur dua periode ini. (suk)