Bersua Milenial Sumbar, Nasrul Abit Berpesan Begini…

85
Nasrul Abit berpesan kepada generasi milineal saat Deklarasi Relawan Memilih Nasrul Abit-Indra Catri di Hotel Padang, Kamis (29/10/2020).

Kerja nyata menjadi salah satu alasan generasi milenial memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC). Itu penilaian pemuda ketika bersua Nasrul Abit. Anak bangsa beda generasi itupun akhirnya terlibat berbagai cerita inspiratif. Sebagai generasi tua, Nasrul Abit berpesan kepada kaum milenial Sumbar.

“Nasrul Abit wajib menang. Rekam jejak beliau sudah tampak dan terang benderang bagi kami, mulai dari menjadi Wakil Bupati Pesisir Selatan, bupati dua periode, dan Wakil Gubernur Sumbar. Selangkah lagi beliau menjadi gubernur Sumbar,” kata ungkap pemuda bernama Vijay Asmara.

Saat Deklarasi Relawan Memilih Nasrul Abit-Indra Catri di Hotel Padang, Kamis (29/10/2020) itu, Vijay melontarkan sisi lain sosok Nasrul Abit. Ia menilai bahwa Nasrul Abit sangat hangat saat membaur dengan masyarakat dan tidak canggung dengan generasi muda yang seusia dengan anaknya. “Beliau lebih unggul dari berbagai sisi. Wajib menang lah ya,” tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa relawan milenial memilih NA-IC telah terbentuk di 19 kabupaten dan kota hingga tingkat kecamatan. Generasi milenial ini akan bergerak mengajak milenial lain untuk memantapkan pilihan kepada calon nomor urut 2. “Kita terus bergerak agar milenial datang ke TPS dan menjatuhkan pilihan kepada NA-IC,” ucapnya.

Baca Juga:  Duo Penulis Sumbar Tembus Antologi Penyair Asia Timur

Jangan Dikuasai Teknologi, Tapi…

Pada kesempatan itu, Nasrul Abit memberikan beberapa wejangan kepada generasi muda, terutama tentang teknologi dan tangan zaman. Ia mengingatkan anak muda untuk tidak dikuasai teknologi. Menurutnya, anak muda harus menguasai teknologi.

“Ananda jangan sampai dikuasai teknologi, tapi harus menguasai teknologi. Ananda harus unggul di era ini,” ujar Nasrul Abit.

Dalam visi misi NA-IC Sumbar Unggul untuk Semua, kata Nasrul Abit, ada program membentuk milenial ekonomi kreatif. Dalam program tersebut pihaknya akan memberikan wadah kepada generasi penuh kreasi ini untuk mengembangkan potensi diri.

“Kami akan bangun wadah di kabupaten dan kota tempat mereka bisa mengasah kemampuan mereka sesuai dengan keahlian. Mengembangkan ekonomi kreatif dan tentu agama mereka perlu juga dimantapkan,” tuturnya. (*)