Dekan Hukum Unand Busyra: YLKI Harus Terdepan dan “Milenial”

Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang Prof DR Busyra Azheri SH MH menyatakan, keberadaan YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) Sumatera Barat, untuk masa mendatang masih sangat dibutuhkan.

Setidaknya sebagai LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat), YLKI telah menunjukkan peran dan eksistensinya melakukan advokasi dan perlindungan kepada warga masyarakat yang dirugikan oleh produsen.

“Sejak saya menjadi dosen muda di Fakultas Hukum Unand, belasan tahun yang lalu, YLKI ini sudah menjadi perhatian saya. Gerakan sosial melakukan edukasi cerdas konsumen, yang dilakukan kepada anak anak usia dini, menarik dicermati. Apalagi YLKI termasuk organisasi yang cukup berani melakukan pembelaan hukum (advokasi) terhadap konsumen, meskipun YLKI bukanlah organisasi Bantuan Hukum,” ujar Busyra Azheri dalam acara Konferensi ke 1 YLKI Sumatera Barat Jum’at sore (30/10/2020), di Padang.

Dalam era serba digital dan terbuka sekat dunia karena kecanggihan teknologi, konsumen semakin cerdas. Produsen tidak bisa lagi memainkan peranannya suka-suka. Apa saja bahan bakunya untuk sebuah produksi dan bagaimana prosesnya cepat diketahui oleh konsumen.

Baca Juga:  Nevi Zuairina Berharap Vaksin Digratiskan untuk Warga Kurang Mampu

“YLKI harus di depan, era milenial YLKI harus bisa menempatkan dirinya lebih cerdas. Jangan sampai YLKI dikalahkan oleh konsumen dalam memperoleh informasi yang lebih aktual,” tambah Profesor yang masih berusia muda tersebut.

Konferensi ke 1 YLKI Sumatera Barat tersebut diikuti oleh Dewan Pembina, Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus YLKI Sumbar. Konferensi yang mengagendakan pemilihan pengurus baru tersebut, dibuka oleh Wakil Ketua YLKI Sumbar Syaharman Zanhar SSos dari kalangan Dewan Pembina tampak hadir Drs Zukri Saad, dari Dewan Pengawas H Masful dan Rizal Munir. Dari Dewan Pengurus lebih banyak hadir di antaranya Zulnadi SH yang juga Hakim BPSK Kota Padang, Gusfen Khairul, DR.H. Asfar Amir Tanjung MPd, Rusdi Bais, Sukri Umar, Eko Yanche Edri, Sawir Pribadi serta Rafles Dt Rajo Endah. (*)