Motivasi Keterbukaan Informasi, KI Sumbar Antar Reward ke Ketua DPRD

42

Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat mengantar langsung penghargaan Achievement Motivation Person (AMP) kepada Ketua DPRD Sumbar Supardi karena dinilai tokoh yang aktif dalam memotivasi keterbukaan informasi kepada publik.

Penghargaan diantar KI karena Supardi tidak bisa menghadiri penganugerahan pada 25 November 2020. Saat itu bertepatan dengan penetapan APBD Sumbar yang sangat ditunggu masyarakat.

Ketua KI Nofal Wiska didampingi Wakil Ketua Adrian Tuswandi yang mengantar reward tersebut, Senin (30/11/2020) ke ruang kerja ketua DPRD Sumbar, mengatakan kelayakan ketua DPRD Sumbar menerima AMP sudah diuji berulang-ulang oleh tim independen, bahkan oleh publik, sehingga KI menetapkan menjadi salah seorang tokoh keterbukaan informasi di daerah ini.

“Pak Supardi sebagai personal dan sebagai pimpinan DPRD Sumbar memang amat layak menerima penghargaan keterbukaan. Diberikan karena penilaian tim dan masukan dari masyarakat. Bahkan, di saat puncak acara penyerahan anugerah beliau tidak bisa hadir karena memimpin paripurna penetapan APBD Sumbar untuk kepentingan masyarakat,” jelas Nofal.

Hal senada disampaikan Adrian Tuswandi. Menurutnya Supardi merupakan sosok amat terbuka dalam segala hal. Tentunya yang berkaitan dengan kebutuhan informasi yang tidak dikecualikan.

“Apa saja yang berkaitan dengan informasi publik? Jika ditanyakan kepada pak Supardi pasti akan ia jawab, baik masalah anggaran, perda atau lainnya, asalkan informasi yang tidak dikecualikan silakan diakses masyarakat,” jelas  Adrian Tuswandi.

Baca Juga:  JPS Dorong Pemerintah Bantu Sektor Terdampak Pandemi dan Pembatasan

Dikatakannya pula, keterbukaan Supardi bukan hanya ketika ia jadi pimpinan DPRD Sumbar, namun juga ketika masih anggota DPRD periode sebelumnya. Supardi dinilainya juga amat terbuka jika ada yang bertanya kondisi Sumbar dan anggaran.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, dirinya  berterimakasih kepada Komisi Infomasi Provinsi Sunatera Barat, karena memasukkan dirinya sebagai salah seorang penerima penghargaan.

“Saya merasa berterimakasih pada KI Provinsi Sumbar. Meski secara pribadi saya masih merasa belum layak menerima ini, namun publik menilai berbeda. Ini akan jadi  motivasi bagi saya untuk terus terbuka dan mendukung serta meningkatkan keterbukaan informasi dari masa ke masa terutama di lingkup DPRD,” ucap Supardi.

Supardi juga meminta kepada semua badan publik agar lebih terbuka, khususnya dalam penggunaan anggaran negara serta dalam menjabarkan aturan yang ada, baik dalam bentuk undang-undang, peraturan pemerintah, keppres, kepmen dan lainnya.

“Terbuka itu indah dan menarik, juga jati diri kita. Sesuai dengan amanah agama dan undang-undang sehingga tidak menimbulkan praduga,” ungkapnya.

Peran DPRD Sumbar dalam meningkatkan anggaran KI Sumbar dalam APBD 2021, katanya juga bagian dari upaya agar keterbukaan dan penguatan partisipasi masyarakat.(rel)

Previous articleFadel Muhammad: Pilih Kada yang Berkomitmen Majukan Pertanian
Next articleBantu Masyarakat Ekonomi Rendah, Mualim Programkan Sembako Murah