Sapi Kurban Anies Baswedan Disembelih di Kamang Hilia Sumbar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak pernah melupakan sahabat dan kampung sahabat yang pernah dikunjunginya beberapa tahun lalu.

Orang nomor satu di ibukota negara itu sebelum jadi gubernur, pernah singgah dan menginap di rumah sahabatnya John yang juga rumah Sekretaris IKA Unand Reni Mayerni di Jorong Pintu Koto, Nagari Kamang Hilia, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Ia punya kenangan tersendiri dengan sahabatnya dan kampung bersejarah yang dinilainya memiliki kearifan lokal yang unik dan alam yang luar biasa.

“Di Kamang Hilia itu semuanya ada AC, ya AC alam, dingin dan sejuk. Beda di Jakarta yang AC-nya mungkin dalam ruang saja,” ungkap Anies Baswedan ketika berjumpa dan menceritakan kenangannya di Kamang Hilia kepada sejumlah media dari Padang, di kantornya sekitar setahun lalu.

Pada momentum Idul Adha tahun ini, Anies mengirim seekor sapi kurban ke kampung Pintu Koto Kamang Hilia. Sapi kurban itu seberat 800 kilogram yang langsung disembelih hari ini dan dagingnya dibagikan ke warga setempat.

Adanya sapi kurban dari Anies ini membuat warga Pintu Koto Kamang Hilia antusias.

“Tidak menyangka kami kalau sapi dari Pak Anies bisa sampai ke sini. Allhamdulillah berkah dan terima kasih Pak Anies,” ungkap beberapa warga yang menyaksikan prosesi penyembelihan sapi kurban Anies Baswedan, Sabtu (1/8/2020).

Ketua DPRD Agam Novi Irwan yang hadir langsung menyaksikan prosesi penyembelihan hewan kurban dari itu juga mengungkapkan terima kasih.

“Allhamdulillah, di tengah kesibukan Pak Anies mengurus Jakarta, beliau masih mengingat nagari kami Kamang Hilia. Sapinya besar pak, sangat membantu warga di Kamang untuk mencicipi daging di hari raya Idul Adha ini. Apalagi kondisi krisis akibat Covid-19 masih terasa dan menurunkan jumlah hewan kurban tahun ini di Agam maupun di Sumbar,” ungkap Novi.

Darah segar muncrat dari leher sapi kurban milik Anies Baswedan ketika penjegal melaksanakan penyembelihan diiringi suara takbir. Suasana Idul Adha di Pintu Koto Kamang Hilia tahun ini berbeda dari biasanya.(i)