Masa Belajar dari Rumah di Agam Diperpanjang

16
Ilustrasi belajar di rumah (DOK/JAWAPOS)

Masa belajar di rumah bagi pelajar TK, SD dan SMP sederajat di Kabupaten Agam sejatinya berakhir pada 30 Mei 2020. Tetapi, Pemkab setempat kembali memperpanjang kebijakan belajar di rumah tersebut. Kali ini batas waktu perpanjangan kebijakan itu sampai 20 Juni mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Isra mengatakan, Pemerintah daerah kembali memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa TK, SD dan SMP sederajat di Agam mulai 2 Juni hingga 20 Juni 2020.

Menurutnya, situasi saat ini belum memungkinkan untuk mengembalikan kegiatan belajar mengajar siswa seperti biasa. Sebab, penyebaran Covid-19 atau virus korona belum mereda.

“Keputusan tersebut kembali diambil mengingat situasi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini masih belum bisa terkendali. Makanya, kami menilai kebijakan belajar dari rumah ini perlu diperpanjang,” kata Isra, Selasa (2/6).

Masa belajar di rumah tersebut dijelaskan dalam surat instruksi Bupati Agam Nomor : 421/2697/Disdikbud/2020 tentang perpanjangan waktu pelaksanaan kegiatan belajar di rumah di masa Covid-19.

Dijelaskan, perpanjangan masa belajar di rumah itu bersambung dengan libur sekolah sesuai kalender pendidikan. Libur sekolah itu dimulai 22 Juni hingga 11 Juli 2020 dan setelah itu berlanjut belajar seperti biasa 13 Juli 2020.

Termasuk bagi guru saat pembagian rapor ataupun penjemputan ijazah nantinya juga tidak dibenarkan mengundang orangtua murid. Larangan itu guna mencegah terjadinya kerumunan massa.

Dalam surat instruksi itu, juga dijelaskan tentang imbauan agar semua pihak di Agam memperhatikan protokol pencegahan penularan virus korona. Seperti memperhatikan pola hidup bersih dan sehat, anjuran untuk tidak keluar rumah serta social distancing. (p)