Dua Petak Toko Bangunan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

23
ilustrasi petugas damkar. (net)

Kebakaran hebat terjadi di kawasan Simpang Tembok, Jorong IV Surabayo, Nagari Persiapan Surabayo, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, kemarin (3/5). Dua petak toko bangunan dilaporkan ludes dilalap si jago merah.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.10. Api yang belum diketahui sumbernya itu cepat membesar dan merambah petak toko yang berjejer. Beruntung, peristiwa itu tidak menelan korban.

”Toko yang terbakar itu menjual bahan bangunan merek Afif. Toko ini diketahui milik Atik, 33, warga Lapaukonsi Surabayo, kenagarian setempat,” kata Kasubag Humas Polres Agam AKP Nurdin membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskannya, musibah itu kali pertama diketahui oleh Santi, 33, saksi mata yang tinggal di seberang toko di perempatan Simpang Tembok. Berdasarkan kesaksiannya, dia melihat asap tebal keluar dari meja kasir toko yang terbakar.

Kemudian, dia juga mendengar tiga kali bunyi ledakan diperkirakan berasal dari ledakan barang bangunan. Si jago merah dengan cepat membesar, dan selanjutnya saksi bergegas memberitahukan dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. ”Bahan bangunan di toko kebanyakan bahan mudah terbakar. Kondisi ini membuat api dengan cepat menjalar,” jelasnya.

Menurut Nurdin, proses pemadaman api dibantu enam unit mobil pemadam kebakaran. Lima armada damkar dari Agam dan satu Padangpariaman. Selain itu, satu unit water canon turut dikerahkan Polres Agam guna mencegah amukan api meluas. ”Setelah satu jam lebih berjibaku, kobaran api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 09.50. Saat ini (kemarin, red) masih berlangsung pembersihan sisa kebakaran untuk antisipasi agar api tidak hidup lagi,” paparnya.

Meski tidak menelan korban jiwa, kebakaran tersebut menimbulkan kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Selain bangunan toko yang nyaris rata dengan tanah, seluruh barang-barang toko juga tak sempat diselamatkan. ”Selain itu, api juga menghanguskan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion di toko itu. Soal penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kami,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Operasional dan Penyelamatan Damkar Agam, Hendra Riadi mengatakan, upaya pemadaman menjadi sedikit lebih mudah karena lokasi kebakaran mudah dijangkau dan toko persis berada di perempatan Simpang tembok. Peristiwa tersebut katanya, sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas saat kejadian.

”Kuat dugaan, kebakaran ini dipicu korsleting arus pendek. Namun begitu, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki soal penyebab pasti kebakaran,” katanya.

Guna meminimalisir peristiwa serupa, pihaknya mengimbau kepada warga saat meninggalkan rumah untuk dapat memperhatikan kondisi aliran listrik, kompor dan peralatan mudah terbakar lainnya.

”Atas musibah ini, kami imbau warga agar lebih waspada. Antisipasi dini, perhatikan dan periksa betul-betul hal-hal yang bisa memicu kebakaran supaya diamankan dulu sebelum beraktivitas lain,” imbaunya. (p/ryp)

Previous article48 Hakim Disanksi, 2 Dihukum Berat
Next articleKayu Manis Indonesia Tembus Pasar Thailand