6 Lagi Warga Suayan Ditemukan, BPBD Sumbar Besok Terbangkan Heli Bell

201
BPBD Sumbar akan menerbangkan helikopter untuk membantu upaya pencarian warga Suayan yang tersesat di belantara hutan di Kabupaten Agam. Heli Bell 412 saat membawa wartawan dan bantuan APD ke Limapuluh Kota 11 September lalu.

Hingga Maghrib, upaya pencarian 77 orang warga Kabupaten Limapuluh Kota yang tersesat di belantara hutan Kabupaten Agam, membuahkan hasil. Enam dari anak Nagari Suayan itu ditemukan di dua lokasi berbeda.

“Berkoordinasi dengan Basarnas dan Pemkab Limapuluh Kota, masyarakat Agam bergerak menyisir Bukit Barisan dari arah Tarusan, Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Agam. Hasilnya ditemukan enam orang lagi warga Suayan di dua lokasi berbeda. Sisanya 71 orang lagi, pencariannya kita lanjutkan besok pagi,’’ ujar Sekdakab Agam, Martias Wanto, Minggu sore (4/10/2020).

Terkait perbedaan data 77 orang yang belum ditemukan pada pagi tadi–yang diperoleh wartawan di lapangan, Martias mengaku dan mengatakan bahwa informasinya 77 orang itu adalah nama warga Suayan yang berhasil diingat oleh wali nagari cs. Jadi diperkirakan jumlahnya bisa lebih dari 77 orang.

Terpisah, Kalaksa BPBD Sumbar Erman Rahman menyatakan akan menurunkan helikopter BNPB untuk mempercepat upaya menemukan puluhan warga Suayan tersebut.

“Besok sekira pukul 08.00 WIB, kita akan menerbangkan helikopter BNPB jenis Bell 412 ke TKP untuk mempercepat pencaharian. Doakan saja ya, semoga cuaca besok mendukung untuk penerbangan helikopter,” ucap Erman Rahman.

Baca Juga:  BPBD Sumbar Fokus Tangani Bencana Alam dan Non-Alam

Heli tersebut standby di BIM, dan saat ini petugas sedang memetakan titik koordinat yang paling memungkinkan untuk dimulai pencarian dengan heli tersebut. Hal (koordinat) itu akan sangat memudahkan bagi helikopter yang akan menyisir belantara hutan di perbatasan Agam dengan Limapuluh Kota tersebut.

“Kita sedang melakukan koordinasi dengan petugas yang ada di lapangan. Jika memungkin kan, helikopter akan melakukan pendaratan di Agam. Untuk tempat pendaratannya kita masih koordinasi,” tambahnya.

Seperti diberitakan, 91 orang warga Limapuluh Kota melakukan tur masuk ke dalam hutan hari Sabtu 3 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB. Satu rombongan warga berjumlah 14 telah ditemukan/berhasil turun ke wilayah Simarasok, Kecamatan Baso, Agam. Kondisi mereka baik-baik saja. Dan hingga sore, tim pencari menemukan lagi 6 orang. Kini, dari 77 orang itu, tinggal 71 orang lagi yang belum ditemukan. (dg/hsn)