Pohon Tumbang, Tutup Akses Jalan Sekitar 1,5 Jam

10
ilustrasi pohon tumbang.(NET)

Tak kuat menahan terjangan angin kencang, sebatang pohon kayu besar tumbang di kawasan Nagari Pantapauah, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Material kayu lapuk itu rebah membentang jalan dan sempat menutup akses Matur-Padanglua beberapa jam.
Anggota Pusdalops BPBD Agam, Sri Mahyuni mengatakan, pohon tumbang terjadi pada Jumat (2/7) sekitar pukul 10.30. Dipicu cuaca ekstrim berupa angin kencang.

“Batang pohon memang telah lapuk dan tidak kuat menahan hembusan angin. Material pohon ini menutupi ruas jalan dan akibatnya menyekat akses lalulintas Matur-Padanglua,” katanya, kemarin.

Meski begitu lanjut Sri, jalur tersebut sudah kembali normal dan hanya lumpuh selama 1,5 jam. Pihaknya yang menerima laporan selang beberapa menit kejadian langsung turun ke lokasi melakukan upaya pembersihan.

Upaya pembersihan sendiri akunya, selain melibatkan tim BPBD juga dibantu pihak kecamatan, wali nagari, jorong, warga sekitar serta pengguna jalan. “Material pohon selesai dibersihkan sekitar pukul 12.00 dan ruas jalan provinsi itu sudah kembali normal,” tuturnya.


Di lokasi itu tambahnya, tim gabungan juga menemukan sebatang pohon yang dinilai berpotensi tumbang. Di samping kondisi batangnya yang sudah lapuk, posisinya terlihat telah miring ke jalan, sehingga perlu dilakukan pencegahan dengan melakukan penebangan.

Baca Juga:  Daihatsu Luxio Terbalik, Delapan Penumpang Luka-luka

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal mengimbau, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem. Terutama pengguna jalan agar lebih hati-hati saat melintas di wilayah yang dekat dengan tebing atau perbukitan dan banyak pohon.

“Atas kejadian itu, BPBD mengimbau masyarakat supaya lebih waspada dan siaga ke depannya, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang. Kita juga meminta masyarakat agar memangkas ranting dan dahan yang telah lapuk. Hal itu dilakukan guna menghindari pohon tumbang, ketika terjadi angin kencang,” tutupnya. (ptr)