Seorang Pria Nekat Terjun ke Ngarai

26
ilustrasi. (net)

Seorang pria paruh baya asal Guguaktinggi, Nagari Guguak Tabek Sarojo, Kecamatan IV Koto, Agam, diduga nekat melompat ke jurang sedalam 140 meter. Peristiwa itu dilaporkan terjadi di Ngarai Kaluang, salah satu destinasi wisata di wilayah setempat, Senin (5/10).

Korban disebut bernama Kawardi St Mudo, 48. Beruntung laki-laki yang belakangan diketahui bekerja dalam kesehariannya sebagai tukang rumah tersebut, berhasil diselamatkan tim evakuasi setelah tersangkut pada pepohonan diketinggian sekitar 50 meter.

Kapolsek IV Koto, Iptu Dedi Kurnia mengaku, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 08.15. Kendati terjatuh dari ketinggian dan sempat mendarat di batang kayu, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan sadar.

”Perkiraan awal korban melakukan percobaan bunuh diri dengan meloncat ke jurang ngarai. Allah masih menolong, sehingga korban mendarat tak sampai ke dasar ngarai, melainkan tersangkut di pepohonan tebing ngarai yang cukup tinggi,” kata Kapolsek.

Kronologis peristiwa itu bermula dari kesaksian seorang petani bernama Syaiful sedang menyiangi sawahnya dekat Ngarai Kaluang 15 menit sebelum korban terjatuh. Ia melihat korban berlari di pematang sawah berjarak sekitar 150 meter darinya.

Saat itu, Syaiful berasumsi kalau korban juga akan hendak ke sawahnya bekerja. Setelah 15 menit berselang, korban tak lagi terlihat. Syaiful pun lantas memberitahu ke petani lain sekitar lalu bersama-sama memeriksa keberadaan korban.

Baca Juga:  Masyarakat Diminta Waspada, Dua Rumah Ditimpa Pohon Sawit

Sesampai di permukaan ngarai, para saksi ini memeriksa ke arah jurang ngarai. Semula tidak kelihatan ada orang, namun mereka mendengar suara seperti orang mengeluh kesakitan di pertengahan jurang yang ditumbuhi pepohonan.

Mendapati kondisi itu, para saksi memberitahu masyarakat banyak, termasuk melaporkannya ke pihak terkait untuk mengevakuasi. Atas kerja sama polisi, Satgas BPBD Agam dibantu relawan PMI Bukittinggi beserta masyarakat, korban berhasil dievakuasi dengan selamat sekitar pukul 12.50.

”Evakuasi dilakukan petugas menggunakan tali yang diikatkan ke pinggang korban selanjutnya ditarik ke atas. Saat ini korban telah dilarikan ke RSAM untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan secara medis,” paparnya.

Atas peristiwa yang dialaminya, korban mengalami luka gores di bagian kaki dan badan. Diduga, katanya, korban saat meloncat hingga mendarat sempat berbenturan dengan pepohonan dan batu tebing ngarai. ”Penyebab percobaan bunuh diri ini masih dalam penyelidikan kami. Setelah dievakuasi korban belum bisa bicara dan dalam kondisi lemas,” tutup Iptu Dedi. (p)