13.539 Warga Sudah Divaksin, Tetap Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

5
ilustrasi vaksinasi.(NET)

Belasan ribu warga di Kabupaten Agam terhitung telah menjalani vaksinasi. Cakupan layanan gratis mendekatkan akses vaksin itu ke masyarakat masih terus diperluas hingga kini. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Agam, sedikitnya 13.539 warga telah disuntik vaksin hingga periode 3 Juli 2021. Sebanyak 6.770 orang di antaranya bahkan telah mendapat vaksinasi dosis kedua.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Agam, Tri Pipo menyebut, capaian itu menandai kesadaran masyarakat terus meningkat untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah itu masih akan bertambah seiring digelarnya vaksinasi massal oleh pemerintah daerah sejak awal pekan.

”Ya, bisa dikatakan kesadaran masyarakat Agam untuk melakukan vaksinasi Covid-19 sudah mulai menunjukan peningkatan. Cakupan sudah di angka 13.539. Meski begitu baru 6.770 orang yang sudah vaksinasi lengkap, yakni mereka yang sudah vaksin dosis kedua,” kata Tri Pipo, kemarin.

Dijelaskannya, program peningkatan imunitas tubuh di Agam menyasar lima golongan sejauh ini. Mereka adalah kelompok tenaga kesehatan, petugas publik, lansia, masyarakat rentan dan masyarakat umum.


Dirinci lebih lanjut, tenaga kesehatan yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama sebanyak 1.620 atau setara 96,4 persen dari jumlah sasaran. Sedangkan yang sudah vaksinasi lengkap atau sudah mendapatkan dosis kedua sebanyak 1.450 orang atau 86,3 persen.

Untuk petugas publik yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama tercatat sebanyak 7.932 orang. 5.000 orang di antaranya sudah menjalani vaksinasi dosis kedua.
Vaksinasi Covid-19 untuk lansia sudah menyasar 435 orang tahap dosis pertama, dan 206 orang di antaranya sudah menjalani hingga pemberian dosis kedua. Masyarakat rentan yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama terhitung sebanyak 110 orang.

Baca Juga:  Daihatsu Luxio Terbalik, Delapan Penumpang Luka-luka

Dari jumlah tersebut baru 4 orang yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua.
Sedangkan masyarakat umum yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama sebanyak 3.442 orang, dimana 110 orang di antaranya sudah menjalani dosis kedua.

”Untuk vaksinasi masyarakat umum ini baru saja berlangsung beberapa hari lalu, jadi untuk mendapatkan vaksinasi dosis kedua harus menunggu beberapa hari ke depan sesuai ketentuan yang ditetapkan,” terangnya.

Hingga kini akunya lagi, pemerintah masih terus memperluas akselerasi cakupan vaksinasi sebagai bentuk upaya mencegah lonjakan kasus Covid-19. Pihaknya mengajak masyarakat yang belum divaksin untuk mensukseskan program tersebut di gerai-gerai layanan kesehatan terdekat.

Menurutnya keselamatan masyarakat menjadi prioritas, sehingga perlu upaya kolaborasi untuk mengejar target kekebalan kolektif atau herd immunity. Semua pihak harus terlibat, baik pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh, serta masyarakat untuk mengakselerasi program vaksinasi.

”Satu lagi yang penting, masyarakat yang sudah vaksin tetap diimbau menjaga kesehatan dan tetap mengetatkan penerapan protokol kesehatan sehingga wabah Covid-19 tetap bisa dikendalikan,” pungkasnya. (ptr)