Antisipasi Covid-19, Pasar Biaro bakal Ditutup

Ilustrasi pasar

Peningkatan kasus korona di Kabupaten Agam sejak beberapa hari terakhir, berdampak pada penutupan Pasar Biaro yang rencana akan ditutup untuk sementara waktu.

Kebijakan tersebut diambil dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus mematikan tersebut yang kini sudah mulai meresahkan masyarakat.

Kepastian untuk menutup pasar Biaro tersebut, juga dibenarkan Camat Ampekangkek, Yogi Astarian. Penutupan dilakukan demi mencegah terjadinya penularan virus korona, apalagi di Kecamatan Ampekangkek sudah terjadi dua kasus Covid-19 dalam seminggu terakhir. “Ya kita pastikan Pasar Biaro tutup, dan kita belum tahu kapan akan dibuka kembali,” kata Yogi Astarian, kemarin.

Dia meminta agar masyarakat bisa memaklumi keputusan ini, terutama para pembeli dan pedagang. Apalagi, Pasar Biaro merupakan sebuah pasar kecil yang terletak di Simpang Biaro, persisnya di pinggir jalan Bukittinggi-Payakumbuh. Kendati kecil, aktivitas pasar pada Rabu dan Sabtu itu biasanya cukup tinggi.

Selain Pasar Biaro, saat ini Pemerintah Kecamatan Ampekangkek juga tengah mengupayakan untuk menutup satu pasar tradisional lainnya yakni Pasar Panca. “Kita harap warga menjalankan protokol kesehatan yang ketat agar terhindar dari virus,” pungkas Camat. Sebelumnya, Pasar Baso yang berada di Kecamatan Baso sudah terlebih dahulu menutup aktifitasnya. (jpg)