Mengkhawatirkan: Dua Warga Agam Meninggal, 80 Kasus Positif Covid-19

12
ilustrasi krisis Covid-19.(NET)

Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Agam makin mengkhawatirkan. Sebanyak 80 warga di daerah itu kembali dinyatakan positif terpapar virus tersebut, Kamis (8/7).

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Martias Wanto, kembali merilis data terbaru penyebaran Covid-19 di wilayah setempat. Puluhan kasus positif baru itu menjadikan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Agam menembus angka 4.178 orang secara kumulatif.

”Angka penambahan kasus Covid-19 harian di Agam hari ini (kemarin, red) sangat tinggi. Tercatat 80 orang tersebar pada 14 kecamatan,” kata Martias Wanto.

Mereka yang menambah daftar panjang kasus positif itu imbuhnya, terbanyak berasal dari Kecamatan Tilatangkamang, yakni 15 kasus. Kemudian disusul Kamangmagek, Sungaipua dan Lubukbasung masing-masing 10 kasus.


Berikutnya di Kecamatan Banuhampu menambah 8 kasus terkonfirmasi, Kecamatan Ampekangkek 7 kasus, Kecamatan Baso 6 kasus, Kecamatan Ampeknagari 4 kasus, Kecamatan Malalak 3 kasus. Sementara di Kecamatan Tanjungmutiara, Tanjungraya, Palembayan dan Kecamatan IV Koto masing-masing menambah 1 kasus baru.

Dengan penambahan kasus terkonfirmasi tersebut, pasien yang menjalani perawatan menjadi 620 orang. Sebanyak 491 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, 129 orang dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:  Ulama dan Ormas Islam Seharusnya Berperan Positif Menangani Covid-19

Pihaknya juga merilis penambahan pasien sembuh Covid-19 sebanyak 2 orang. Total pasien sembuh menjadi 3.451 orang. ”Ada kabar duka lagi hari ini (kemarin, red), kasus meninggal bertambah sebanyak dua orang, totalnya menjadi 102 orang,” sebutnya.

Selain itu, kasus suspek Covid-19 ini terpantau sebanyak 155 orang, kasus kontak erat dengan terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 124 orang.

Martias Wanto menegaskan, masyarakat saat ini tidak boleh lengah dan tidak boleh teledor, apalagi menyepelekan Covid-19. Menurutnya, varian baru Covid-19 menyebar dengan cepat.

Pihaknya meminta kepada seluruh Satgas Penanganan Covid-19 di semua tingkatan mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga nagari untuk lebih menggiatkan edukasi dan penegakan protokol kesehatan bagi masyarakat.

”Sudah lebih setahun lamanya kita menghadapi pandemi ini. Kita harus melalui ini dengan usaha bersama-sama dan kami meminta masyarakat harus terus mendukung dan jangan lelah, tetap berjuang melawan wabah ini,” ujarnya. (ptr)