Rumah Warga Penerima Bantuan di Agam Diberi Tanda

Sekprov Sumbar Alwis menyaksikan pelaksanaan rapid test pengajar dan praja di IPDN Baso, Agam, Kamis (9/4). (Foto: humasprov)

Pemerintah Nagari Padanglua bersama pihak Kecamatan Banuhampu dan petugas pendamping bantuan-bantuan sosial, menandai tiap rumah yang mendapat bantuan sosial di wilayah. Penandaan ini dilakukan demi menghindari tumpang tindihnya data penerima bantuan di nagari itu.

“Setiap penerima bantuan akan diidentifikasi langsung oleh pemerintah nagari dengan memasang stiker atau merk permanen menggunakan cat agar masyarakat luas mengetahuinya. Baik bantuan dari pusat, provinsi dan kabupaten. Melibatkan kepala jorong, petugas pendamping PKH dan BPNT,” ucap Wali Nagari Padanglua, Edison Alung, Rabu (13/5).

Gerakan penandaan rumah penerima bantuan tersebut diaperiasi Bupati Agam, Indra Catri. Orang nomor satu di Kabupaten Agam ini bahkan akan memberlakukan hal sama untuk seluruh kenagarian di daerah tersebut. “Untuk Pemerintah Nagari Padanglua, kita berikan apresiasi. Hal yang sama akan diberlakukan di Nagari lain, terutama dalam penyaluran bantuan dalam rangka penanganan dampak ekonomi dari bencana Covid-19,” kata Indra Catri.

Ditambahkan, ke depan semua rumah yang mendapat bantuan akan dipasangi stiker agar diketahui oleh petugas dan juga masyarakat lainnya. Selain sebagai tanda sekaligus kiat untuk menghindari perbuatan curang.

Stiker itu katanya, juga sebagai penanda untuk mempermudah petugas mengucurkan bantuan bulan berikutnya. Selanjutnya seluruh wali nagari akan merekam dan menyimpan data penerima bantuan tersebut, bilamana diperlukan dapat diakses kembali dengan cepat.

“Diharapkan pemilik rumah dapat menjaga stiker tersebut dengan baik. Jika stikernya hilang atau dicabut kemungkinan bantuan untuk bulan berikutnya tidak dapat diberikan,” ingat Indra Catri.

Lebih lanjut dijelaskan Bupati, sampai saat ini baru sekitar 10 persen Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan di Agam. Berupa BLT provinsi dan sebagian BLT Kemensos. Di harapkan dalam minggu ini akan tuntas sampai 20 persen.

“Wajar saja kalau sampai saat ini masih jarang-jarang rumah yang berstiker, karena baru 10 persen BLT yang disalurkan. Kita berharap menjelang akhir bulan akan terpasang secara merata dengan warna dan simbol yang berbeda pada setiap rumah sesuai sumber dananya,” tukas Indra Catri.

Menanggapi adanya beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh sebagian masyarakat bahwa terkesan bantuan yang turun tidak merata, Bupati Agam Indra Catri menjelaskan bahwa wajar saja bantuan tersebut belum merata karena saat ini yang hampir rampung penyalurannya baru BLT provinsi. (p)