Hendak Pesta Ganja, Duo Pemuda Asal Pasaman Diamankan

5
Ilustrasi ganja.(NET)

Dua pemuda asal Kabupaten Pasaman diamankan warga Nagari Salarehaie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam karena dicurigai akan pesta ganja. Keduanya pun lantas diserahkan kepada aparat berwajib untuk diproses secara hukum.

Kasat Resnarkoba Polres Agam, Iptu Awal Rama membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua pemuda yang belakangan diketahui berinisial RS, 18, dan JNS, 19. Keduanya warga Padangpalak, Jorong Pasar Ladangpanjang, Kecamatan Tigonagari, Pasaman.

“Keduanya ditangkap oleh warga, kemudian diserahkan ke polisi. Warga mencurigai para pemuda ini akan pesta ganja dan setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata benar,” kata Iptu Awal Rama, kemarin.

Dijelaskan, RS dan JNS diamankan warga saat berumpul bersama teman-temannya di lapangan bola Kotogadang, Nagari Salarehaie pada Minggu (12/9) dini hari, sekitar pukul 03.00. Warga setempat yang curiga akan aktivitas mereka di larut malam itu akhirnya mendatangi mereka.

Mendapati banyak warga yang menghampiri, para bujang tanggung itu pun membubarkan diri. Sialnya, RS dan JNS ketangkap oleh massa. Usut punya usut, diketahuilah ternyata mereka hendak pesta ganja.

Baca Juga:   Barlius: PPDB Juni 2022, Sistem Zonasi Dekatkan Siswa dengan Sekolah

Hal tersebut dikuatkan dengan penemuan barang bukti berupa satu paket hemat ganja seberat 2,2 gram. Plus sebatang rokok berisikan tembakau rokok dan daun ganja. Setelahnya, warga menghubungi polisi untuk penanganan lebih lanjut.

“Mendapat laporan warga atas tindak penyalahgunaan narkotika itu, kami langsung turun dan mengamankan mereka. Setelah dilakukan penggeledahan badan, tidak ditemukan barang bukti tambahan,” kata Kasat.

Kepada penyidik imbuhnya, RS dan JNS mengaku barang bukti yang ditemukan bersama mereka merupakan milik dari rekannya berinisial WD, warga Palembayan, Agam. WD sendiri ketika digrebek warga berhasil melarikan diri bersama beberapa teman-temannya dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian saat ini.

“Jadi mereka ini pemakai. RS dan JNS mengakui perbuatannya hendak pesta ganja sehingga dibawa ke Mapolres Agam untuk diperiksa lebih lanjut,” tegasnya. Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus penyalahgunaan narkotika tersebut dan menelusuri dari mana para pemuda tersebut mendapatkannya. (ptr)