Insentif Guru MDA di Agam Disalurkan lebih Awal

(Ilustrasi uang-INTERNET)

Pemkab Agam menyediakan dana insentif guru TPA/MDA, imam dan garin masjid senilai Rp 3,494 miliar tahun ini. Menyusul kondisi tengah dirundung wabah korona (Covid-19), dana insentif tersebut akan disalurkan lebih awal ketimbang tahun lalu.

“Penyaluran dana insentif guru TPA/MDA, imam dan garin masjid dilakukan lebih awal tahun ini. Jika tahun lalu disalurkan di bulan terakhir kalender, saat ini akan lebih cepat dari itu,” kata Kabag Setkab Agam, Surya Wendri di Lubukbasung, Kamis (14/5).

Percepatan penyaluran dana insentif tersebut menyusul kondisi ekonomi yang tak stabil di masa pandemi ini. Pihaknya menilai, dampak wabah virus korona berhasil menyasar semua kalangan termasuk mereka para guru MDA, imam dan garin masjid.

Dengan pertimbangan kondisi sulit, imbas Covid-19 tersebut, pemerintah daerah setempat berinisiatif akan menyalurkannya lebih cepat. “Saat pandemi ini, mereka mungkin juga menghadapi kondisi ekonomi yang sulit. Di samping ada beragam bantuan sosial, dana insentif ini juga untuk membantu mereka sekarang,” sebutnya.

Tahun anggaran 2020, lanjut Kabag, Pemkab Agam mengakomodir sebanyak 3.471 orang guru MDA, imam dan garin se-Kabupaten Agam untuk diberi dana insentif program tahunan itu. Adapun dana yang disediakan senilai Rp 3,494 miliar.

Besaran dana insentif untuk tiga kriteria penerima itu, tidak sama. Untuk Garin diberikan insentif sebesar Rp 1,2 juta sedangkan masing-masing guru dan imam masjid akan mendapatkan dana insentif sebesar Rp 1 juta tiap bulannya.

Untuk penerima, diusulkan masing-masing, kecamatan ke Bagian Kesra Setkab Agam. Pencairan akan dilakukan melalui sistem transfer ke rekening pribadi penerima dan tidak dibenarkan memakai rekening orang lain.

“Untuk proses pencairan sudah dilakukan mulai akhir bulan April lalu. Penyaluran dananya langsung dikirim rekening bank penerima,” papar mantan Camat Baso itu.

Menurutnya, di samping sedang diterpa badai korona, umat muslim juga akan memasuki hari lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah dalam waktu dekat. Maka, katanya, para guru, imam dan garin juga dapat memanfaatkan dana insentifnya untuk kebutuhan di rumah.

“Kita berharap penerima agar memanfaatkan dana ini untuk memenuhi kebutuhan pokok. Jangan disalahgunakan dan hindari keborosan,” harapnya. (p)