Miliki Ganja, Petani Diciduk

ilustrasi. (jawapos.com)

Seorang petani di wilayah Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, diringkus aparat kepolisian, Jumat (14/9). Dirinya ditangkap Satuan Resnarkoba Polres Agam karena tersandung kasus narkoba.

Petani itu berinisial HS, 58 tahun, ditangkap atas kepemilikan satu linting ganja. Pria paru baya ini diamankan tim opsnal dari kediamannya di Jorong Nagari dini hari kemarin, sekitar pukul 02.10 WIB.

Kasat Resnarkoba Polres Agam, Iptu Awal Rama, membernarkan peristiwa penangkapan itu. Pengungkapan kasusnya bermula dari informasi yang dikantongi polisi terkait keterlibatan pelaku dalam jaringan peredaran narkoba di Kenagarian Sungaibatang. “Gerak gerik pelaku sebelumnya sudah diintai polisi. Malam tadi (kemarin, red) pelaku terlihat di rumahnya dan langsung diamankan tanpa perlawanan,” kata Kasat.

Dari penangkapan HS ini, lanjut Iptu Awal Rama, polisi berhasil menyita satu linting ganja yang dicampur dengan tembakau rokok dan selembar kertas merk king size warna putih serta biji bijian batang yang diduga narkotika jenis ganja.

“Semula, saat penggeledahan badan tidak ditemukan apa-apa. Ternyata pelaku sudah membuang barang bukti, karena satu linting ganja itu ditemukan dan dipungut di halaman rumah HS,” paparnya.

Baca Juga:  Jalur Bukittinggi-Medan Mulai Dilewati Truk

Saat diinterogasi, pelaku tak menyangkal dan mengakui bahwa lintingan ganja itu adalah miliknya. Barang terlarang itu didapat HS dari seseorang berinisial AD di wilayah Maninjau.
“Polisi masih mengembangkan kasus ini. Keterlibatan pelaku lain masih dalam perburuan petugas,” tuturnya.

Saat ini, HS sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Agam guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, ia dijerat pasal 111 ayat (1) jo pasal 114 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang Penyalahgunaan Narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari sembilan tahun. (p)