Kerja Nyata, Jamaah Syattariyah Doakan Mulyadi jadi Gubernur

24

Calon Gubernur Sumbar Mulyadi didoakan jamaah Syattariyah agar bisa memimpin Ranah Minang. Doa tersebut dilakukan saat Haul Inyiak Syekh Tk. Aluma di Koto Tuo, IV Koto, Kabupaten Agam yang dihadiri langsung oleh Mulyadi.

Doa dipimpin Ketua Jamaah Syattariyah Provinsi Riau Tuanku Sidi, Rabu (14/10/2020). Doa tersebut dipanjatkan agar pencalonan Mulyadi sebagai gubernur Sumbar dipermudah dalam segala hal.

“Mudahkan semua urusan beliau yang saat ini mencalonkan diri sebagai gubernur. Semoga dipermudah semua langkah dan diperlancarkan urusan Pak Mulyadi,” ucap Tuanku Sidi yang diamini oleh jamaah Syattariyah yang hadir.

Ketua Jamaah Syathariyah Buya Tuanku Mudo Ismet Ismail dalam rilis mengatakan, doa yang diberikan jamaah kepada Mulyadi karena  merupakan figur yang banyak berbuat bagi masyarakat Sumbar.

Menurutnya, hasil kerja pria yang pernah menjabat anggota DPR RI tiga periode itu sudah dirasakan oleh masyarakat, seperti bantuan asrama pesantren, infrastruktur Kelok 9 dan lainnya.

“Memang kita melihat kiprah beliau itu bagus. Kita yang jelas-jelas saja, bagaimana kemampuan beliau di tingkat pusat itu. Menarik dana pusat itu tidak mudah,” kata Buya Tuanku Mudo Ismet.

Baca Juga:  Rangkul Tokoh Agama dan Adat Cegah Covid-19

“Mari kita mendoakan beliau, semoga apa yang dicita-citakan beliau dikabulkan. Mari sama-sama kita mendoakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan Mulyadi punya pemikiran yang besar terhadap masa depan Sumbar. Yakni bagaimana Mulyadi ingin membawa kemajuan baik dari segi ekonomi maupun akidah.

“Dan banyak lagi pemikiran dan gagasan beliau yang nanti akan membuat Sumbar lebih bagus lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Mulyadi bersyukur atas doa yang diberikan oleh jamaah Syattariyah kepada dirinya yang saat ini mencalonkan diri sebagai gubernur Sumbar. Dia mengatakan mendapat tempat dan doa dari jamaah Syattariyah merupakan suatu kehormatan.

“Suatu kehormatan bisa hadir di tengah-tengah jamaah Syattariyah dan mendapatkan doa. Terutama di momen mengenang Inyiak Syekh Tuanku Aluma,” ucap Mulyadi. (idr)