30 Pelanggar Terjaring Razia Yustisi, Warga Diminta Patuhi Prokes

4
ilustrasi pemberian sanksi kepada pelanggar prokes.(NET)

Sebanyak 30 warga terjaring operasi yustisi oleh Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Agam, Kamis (15/7). Mereka kedapatan melanggar protokol kesehatan tidak memakai masker ketika tim gabungan menggelar razia di wilayah Kecamatan Matur.

“Operasi kali ini dipusatkan di Pasar Matur. Kami temukan 30 pelanggar prokes saat beraktivitas di luar rumah,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal yang memimpin operasi tersebut.

Mereka yang melanggar didata dan dimasukan ke dalam aplikasi pelanggar prokes. Mereka juga diberi sanksi sosial membersihkan lingkungan atau sanksi administrasi membayar denda.

“Rinciannya, dari 30 pelanggar itu, 23 orang dikenakan sanksi sosial dan membayar denda administrasi sebesar Rp 100 ribu,” jelasnya.


Lebih lanjut disampaikan, operasi yang diintesifkan Pemkab Agam sejak beberapa waktu terkahir bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan. Operasi melibatkan unsur BPBD, Satpol PP, Dishub, TNI, Polri dan Pemerintah Kecamatan.

“Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dan memberikan efek jera bagi yang melanggar, lebih-lebih angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Agam saat ini masih tinggi,” terangnya.

Baca Juga:  Agam Tambah 78 Kasus Baru Covid-19, Didominasi Warga Lubukbasung

Pihaknya mengajak masyarakat untuk mematuhi Perda Sumbar nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), serta mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Agam. (ptr)