Petani Lambeh Keluhkan Jalan dan Irigasi

15
AMPUNG ASPIRASI: Anggota DPRD Sumbar Artati menampung aspirasi warga Palembayan ketika melaksanakan reses.(IST)

Masyarakat Jorong Lambeh, Nagari IV Koto Palembayan, Agam mengharapkan pembangunan jalan tani dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Selain itu juga mengharapkan perbaikan saluran irigasi yang tersumbat akibat adanya longsor di kawasan tersebut.

Hal ini terungkap saat reses anggota DPRD Sumbar Artati, pekan lalu. Artati menyampaikan dalam pertemuan yang terbatas akibat Covid-19 ini, petani menyampaikan aspirasinya. Semua aspirasi itu berkaitan dengan kesejahteraan mereka.

Dia menyebutkan, persoalan jalan tani, karena akses jalan ke ladang masih sulit mengakibatkan upah angkut hasil pertanian jadi besar. Sedangkan harga jual tidak terlalu tinggi.

“Setelah mendengar langsung dari warga, ternyata jalan tani ini memang dibutuhkan. Jika akses jalan ini lancar, maka hasil pertanian warga bisa dengan mudah sampai ke pasar. Dengan begitu, biaya angkut lebih kecil dan keuntungan petani bisa lebih besar,” katanya.

Selain itu, persoalan irigasi juga menjadi hal yang minta warga. Dia mengatakan, ada saluran irigasi yang tersumbat akibat tanah longsor. Ini mengakibatkan aliran air ke sawah petani juga terhambat. “Perbaikan ini kita prioritaskan. Karena bisa mengganggu pertanian warga secara langsung,” katanya.

Baca Juga:  Genjot Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok

Artati juga menerima aspirasi warga terkait masih kurangnya alsintan yang dimiliki petani. Sehingga proses pertanian banyak dilakukan secara manual. Permintaan petani seperti mesin bajak.

Dalam pertemuan dengan menerapkan prokes yang ketat itu, warga juga mengeluhkan jaringan telekomunikasi dan internet di wilayah mereka. Sehingga berdampak pada proses belajar yang sebagian dilakukan secara daring. “Warga berharap anak mereka bisa kembali sekolah tatap muka. Karena dinilai akan lebih maksimal,” katanya.

Dari berbagai permintaan warga itu, Artati segera melakukan komunikasi dengan pemda dan pemprov. Karena ada sebagian menjadi tanggung jawab Pemkab Agam. Dirinya akan memperjuangkan aspirasi warga ini.

“Gunanya reses adalah menampung kebutuhan warga yang belum terpenuhi. Sebagai wakil rakyat, akan kita perjuangkan meski akan dilakukan secara bertahap,” katanya. (eko/rel)