Agam Tambah 110 Kasus Covid-19, Rekor Harian Tertinggi Baru

13
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt Maruhun.(IST)

Kabupaten Agam kembali mencatatkan rekor baru dalam penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19, Sabtu (17/7). Di hari tersebut dilaporkan terjadi penambahan 110 kasus positif baru menginfeksi warga daerah itu.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt Maruhun menyebut, dengan tambahan itu menjadikan total orang terpapar virus korona di Agam mencapai sebanyak 4.880 kasus sejak awal pandemi.

“Dalam beberapa pekan terakhir, kasus positif Covid-19 di Agam masih terus mengalami lonjakan. Kemarin (Sabtu, red), Agam tercatat lagi 110 kasus positif baru, ini rekor penambahan harian tertinggi,” kata Martias, Minggu (18/7).

Di hari yang sama lanjutnya, juga terdapat dua kasus meninggal warga terpapar Covid-19. Masing-masing berasal dari Kecamatan Lubukbasung dan Tilatangkamang. Dengan tambahan itu, total sudah terhitung 121 kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Agam sejauh ini.


Sedangkan persentase kesembuhan kata Martias, mencapai 76,88 persen, menyusul tambahan tiga pasien sembuh baru. “Saat ini, total pasien sembuh sebanyak 3.752 orang dari 4.880 kasus di Agam,” tuturnya.

Baca Juga:  Wagub Audy Kaget! RSUD M Zein Painan Produksi Oksigen Secara Mandiri

Untuk kasus aktif tambahnya, masih tersisa 1007 kasus lagi. Sebanyak 122 pasien di antaranya dirawat di rumah sakit dan 885 pasien menjalani isolasi mandiri dengan pantauan intens tenaga kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Agam imbuh Martias, hingga kini terus melakukan upaya dalam meminimalisir penyebaran virus ini. Katanya, cakupan vaksinasi Covid-19 di daerah itu terus diperluas. Pihaknya mengharapkan masyarakat terus bersinergi dengan pemerintah dalam melawan Covid-19. Selain imunitas diri, imunitas sosial juga harus diperkuat.

“Kesadaran kita bersama bahwa virus ini sangat mengancam juga perlu kita tingkatkan. Jika kita masih abai, pandemi ini akan terus berlanjut, kita akan terus hidup di bawah ancaman wabah. Untuk itu mohon jaga diri dengan protokol kesehatan dan mengikuti instruksi pemerintah,” tutupnya. (ptr)