Ketua DPD Demokrat Antar Langsung APD ke Puskesmas-puskesmas

Ketua DPD Demokrat Sumbar Mulyadi antar APD ke puskesmas. (foto: Humas Demokrat Sumbar)
Di tengah wabah pandemi Covid-19, Ketu DPD Partai Demokrat Sumbar Mulyadi terus bergerak. Anggota Komisi Hukum DPR RI ini mendatangi satu demi satu puskesmas di Kabupaten Agam sepanjang hari Senin (20/4) sembari menyerahkan langsung APD (alat pelindung diri) untuk tenaga kesehatan.
Di Puskesmas Sungai Puar misalnya, Mulyadi menyerahkan APD berupa baju hazmat lengkap dengan kacamata, hand sanitizer dan masker kesehatan.
“Saya memprioritaskan APD untuk tenaga medis karena mereka adalah garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dan harus dilindungi dengan APD,” kata peraih suara terbanyak Caleg DPR dalam Pileg 2019 di Sumbar.
Puskesmas yang didatanginya adalah, Puskesmas Sungai Puar, Puskesmas Padanglua, Puskesmas IV Koto, Puskesmas Matur, Puskesmas Lasi, Puskesmas Biaro dan Puskesmas Baso. “Kondisi miris ditemui, ada puskesmas yang tidak memiliki persediaan APD sama sekali,” ungkapnya.
Empat anggota DPRD Agam dari Fraksi Demokrat, Doddi, Feri Adrianto, Aderia dan Syaharuddin yang mendampingi Mulyadi, mengaku tidak ada alokasi dana di Pemkab Agam yang digunakan untuk pembelian alat kesehatan penanganan Covid-19. Pemkab fokus membantu masyarakat dengan beras dan garam.
“Sayang hanya beras dan garam saja yang dibantu, malah ada masyarakat yang tidak mau menerima beras seperti video yang viral itu. Masyarakat butuh minyak goreng, gula, sarden dan telur, itu yang dibutuhkan masyarakat,” kata Mulyadi yang juga melakukan pengawasan ke lapangan saat itu.
Total bantuan pribadi Mulyadi dalam penanganan Covid-19 di Sumbar adalah 1.000 baju hazmat beserta kacamatanya, 25 ribu masker, 10 ribu botol hand sanitizer 100 ml. Semua bantuan yang nilainya hampir Rp700 juta itu disalurkan kepada rumah sakit dan puskesmas.
“Total bantuan pribadi hampir Rp700 juta, itu setara dengan tiga tahun gaji anggota DPR. Belum termasuk operasional Tim Mulyadi Peduli yang menyemprot disinfektan di kabupaten dan kota. Saya ikhlas untuk Ranah Minang,” tutur Mulyadi yang mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumbar pada Pilkada mendatang itu.(rel/esg)