Snatis Competition VI MTsN 9 Ditabuh

DIBUKA: Bupati Agam Andri Warman membuka Snatis Competition yang digelar MTsN 9 Agam resmi, Selasa (21/2).(IST)

Snatis Competition yang digelar Sekolah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 9 Agam ditabuh, Selasa (21/2). Kompetisi ini merupakan ajang tahunan yang dipelopori sekolah itu dan merupakan Snatis Competition VI tahun ini yang digelar untuk SD/MI se Kecamatan Lubukbasung.

“Kita bangga pada MTsN 9 Agam yang menggelar kompetisi ini untuk mengasah kemampuan anak didik,” kata Bupati Agam Andri Warman saat membuka kegiatan itu.

Menurut bupati, kompetisi ini dapat meningkatkan karakter dan menumbuhkan bakat anak didik, sehingga ke depan banyak lahir generasi berprestasi di Agam. “Seiring dengan itu, kita juga berharap mutu pendidikan lebih ditingkatkan agar dapat melahirkan generasi yang unggul,” ujar Andri.

Bupati akrab disapa AWR itu membeberkan, Pemkab Agam di bawah kepemimpinannya saat ini juga telah melahirkan program unggulan yang berhubungan langsung dengan madrasah yaitu di sektor agama.

Bahkan kini ia tengah gencarnya kembangkan rumah tahfiz, yang jumlahnya sudah hampir 300 unit. Ia menargetkan 1.000 rumah tahfiz berdiri di Agam. “Maka kita minta tahfiz dikembangkan terhadap anak didik. Selain di sekolah, mereka juga dapat belajar tahfiz di rumah tahfiz nagari masing-masing,” pintanya.

Baca Juga:  Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam Realisasikan 66.25 Persen Kegiatan 2023

Kepala MTsN 9 Agam Basyaruddin mengatakan, Snatis Competition sudah digelar sejak 2016. Namun sempat vakum selama dua tahun dampak pandemi Covid-19. “Snatis digelar hingga besok dengan cabang perlombaan seperti futsal, bidang studi, tahfiz dan bintang kasidah,” jelasnya.

Kegiatan tahunan ini, katanya, selain meningkatkan karakter anak didik, juga ajang memperkenalkan MTsN 9 Agam ke murid SD. Melalui Snatis Competition, terbukti mampu meningkatkan minat pelajar untuk melanjutkan pendidikan di lembaga pendidikan yang berada di Lubuk Basung tersebut.

“Sebelum ada kegiatan ini, pelajar di MTsN 9 Agam hanya sekitar 280 orang. Namun kini sudah mencapai 480 orang,” terangnya. (ptr)