Agam Tambah 78 Kasus Baru Covid-19, Didominasi Warga Lubukbasung

6
ilustrasi penambahan kasus Covid-19.(NET)

Virus korona masih terus menginfeksi warga di Kabupaten Agam. Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten itu kembali melaporkan adanya penambahan 78 kasus positif baru, Senin (26/7).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Yosefriawan mengatakan, dengan tambahan itu menjadikan total orang terpapar Covid-19 di Agam mencapai 5.531 kasus sejak awal pandemi. Kondisi ini menandai penularan wabah di daerah itu terus melonjak dalam beberapa pekan terakhir.

“Dalam dua hari sebelumnya tercatat penambahan kasus positif di Agam sebanyak 225 kasus. Hari ini (kemarin, red) terdapat 78 orang lagi positif terkonfirmasi Covid-19,” kata Yosefriawan.

Puluhan kasus terbaru sambungnya, didominasi warga Lubukbasung sebanyak 52 kasus. Disusul Tilatangkamang 10 kasus, Banuhampu empat kasus, Ampekangkek tiga kasus dan masing-masing dua kasus di Tanjungraya dan Ampeknagari.

Lalu Kecamatan Matur, IV Koto, Baso, Kamangmagek dan Palupuh masing-masing mencatat satu kasus warga terinfeksi Covid-19.

Dengan penambahan itu, jumlah kasus aktif mencapai 1.416 kasus di Agam sejauh ini. Kami juga mencatat adanya 177 kasus kontak erat dan 83 kasus suspek yang terus dipantau,” sebutnya.

Baca Juga:  Korban Kebakaran Tunggu Kepastian Relokasi

Di hari yang sama lanjut Yosefriawan, juga terdapat dua pasien Covid-19 meninggal dunia. Masing-masing berasal dari Kecamatan Lubukbasung dan Tanjungraya. Dengan tambahan itu, total sudah terhitung 138 kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Agam sejauh ini.

Sedangkan persentase kesembuhan kata Yosefriawan, mencapai 71,90 persen menyusul tambahan 11 pasien sembuh baru. “Saat ini, total pasien sembuh sebanyak 3.977 orang dari 5.531 kasus di Agam,” tuturnya.

Pemerintah daerah imbuhnya, hingga kini terus melakukan upaya dalam meminimalisir penyebaran virus ini. Katanya, cakupan vaksinasi Covid-19 di daerah itu terus diperluas.

Pihaknya mengharapkan masyarakat terus bersinergi dengan pemerintah dalam melawan Covid-19. Selain imunitas diri, imunitas sosial juga harus diperkuat.

“Kesadaran kita bersama bahwa virus ini sangat mengancam juga perlu kita tingkatkan. Jika kita masih abai, pandemi ini akan terus berlanjut,” tutupnya.(ptr)