Jelang Hari Bhakti TNI AU ke-74, Bersihkan Monumen Avro Anson RI-003

13
Penampakan Monumen Avro Anson RI-003.(NET)

TNI Angkatan Udara (AU) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Agam membersihkan monumen Avro Anson RI 003, Minggu (25/7). Monumen yang terletak di Kenagarian Gadut, Kecamatan Tilatangkamang itu, akan dijadikan lokasi peringatan Hari Bhakti TNI AU ke-74 tahun bertepatan pada 29 Juli nanti.

Karya bhakti pembersihan monumen itu dihadiri langsung Danlanud Sutan Sjahrir, Kolonel PNB Muhammad Riza Yudha Fahlefie dan Bupati Agam Andri Warman beserta Sekkab Agam Martias Wanto, camat, wali nagari dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan ratusan masyarakat dan pemuda nagari.

“Karya bhakti ini merupakan bentuk sinergitas TNI AU dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Di monumen ini nanti akan dijadikan sebagai lokasi kegiatan Hari Bakti TNI AU ke-74 tahun 2021,” kata Bupati Agam Andri Warman di sela kegiatan itu.

Menurutnya, Hari Bhakti TNI AU menyimpan sejarah heroik TNI AU saat melakukan serangan udara ke beberapa tempat pendudukan Belanda di wilayah Indonesia. Mengenang momentum itu kata bupati, sudah seharusnya didukung dengan lokasi peringatan yang bersih dan rapi.

Baca Juga:  320 Ibu Hamil Jadi Sasaran Vaksinasi

Ke depan tegas bupati, monumen bersejarah tersebut tidak hanya dibersihkan ketika ada kegiatan saja. Melainkan dilakukan secara berkala supaya lebih terawat.

Lebih jauh aku Andri Warman, pihaknya berniat akan menjadikan lokasi monumen Avro Anson RI-003 sebagai museum. Niat demikian katanya akan dibahas dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat secepatnya.

Setidaknya kata bupati, ada tiga hal pembahasan terkait itu. Pertama sekaitan dengan Hari Bakti TNI AU, kedua pembentukan museum dan ketiga yang lebih mendasar yaitu status tanah.

“Melalui koordinasi itu kita bisa cari solusi agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan nantinya. Baik bagi AURI maupun pemerintah daerah dan masyarakat sendiri,” sebutnya.

Diketahui, monumen Avro Anson RI-003 merupakan monumen yang menampilkan replika pesawat terbang ketiga milik pemerintah RI yang dibeli melalui sumbangan emas masyarakat. (ptr)