Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sidak Pasar Raya dan Pasar Lubukbuaya Padang, Mendag Minta Perbaiki Suplai

padek • Jumat, 25 Februari 2022 | 11:29 WIB
Photo
Photo
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi didampingi Wali Kota Padang Hendri Septa inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Raya dan Pasar Lubukbuaya, Kota Padang, Jumat (25/2/2022) pagi.

Dalam sidak tersebut, Mendag berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui ketersediaan pasokan sembako terutama minyak goreng dan harganya.

Hasilnya, minyak goreng tersedia di pasaran dengan kisaran harga Rp14 ribu sampai Rp15 ribu. Selain itu, tidak ada warga yang antre membeli bahan kebutuhan pokok tersebut.

Namun, kata Lutfi, suplai minyak goreng yang seharusnya melimpah di Sumbar sesuai data di Kementerian Perdagangan, ternyata tidak sesuai fakta di lapangan. Artinya, suplai yang macet dan Mendag minta produsen dan distributor aktif memasok minyak goreng ke pasar.

“Distribusi minyak goreng macet dan ini harus segera ditindaklanjuti oleh Dinas Perdagangan secepatnya," kata menteri berdarah Minang ini.

Kepala Dinas Perdagangan Padang Andree Algamar menyebutkan, selain Mendag Lutfi yang sudah langsung meminta produsen dan distributor untuk menjaga suplai agar tidak macet ke pasar, pemko juga bergerak cepat.

"Untuk itu, Pak Wali (Wali Kota Hendri Septa, red) akan memanggil produsen dan distributor minyak goreng sebagai antisipasi agar pasar tidak kekurangan pasokan dan harga tetap stabil," jelas Andree.

Photo
Photo


Sebelum sidak, Mendag Lutfi bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wali Kota Padang Hendri Septa, Direktur Komersial dan Pengembangan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Andry Tanudjaja serta tokoh muda perantau Minang Ricky Nazir Datuak Paduko Marajo menikmati sarapan lontong pitalah di sebuah kedai di kawasan Purus III, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.
Sehari sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memimpin langsung rapat koordinasi untuk mengecek  ketersediaan pasokan minyak goreng di sejumlah daerah. Stok migor yang terdistribusi surplus hingga 3,3 juta liter dari kebutuhan.


"Pemprov Sumbar diharapkan ikut mengawasi distributor agar masyarakat dapat merasakan ketenangan menjelang puasa dan Idul Fitri tahun ini," kata Mendag Lutfi saat memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama dinas yang menangani bidanh perdagangan di Provinsi Sumatra Barat, Kamis (24/2). Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana dan Wakil Gubernur Sumatra Barat Audy Joinaldy.


Menurutnya, pasokan migor di Sumbar dalam kondisi hijau, artinya cukup dan surplus. Dalam sepuluh hari terakhir, kebutuhan migor tercatat sebesar 2,2 juta liter sementara realisasi pasokannya sebesar 5,3 juta liter, jadi terdapat surplus sebesar 3,1 juta liter,” terangnya.


Mendag Lutfi mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau kelancaran rantai distribusi migor. “Saat ini, distribusi migor dalam proses turun dari distribusi dari tingkat satu sampai ke peritel dan dijual dengan harga sesuai ketentuan, yakni migor curah Rp11.500/liter, kemasan sederhana Rp13.500/liter dan kemasan premium Rp14.000/liter. Saya akan pastikan semua berjalan dengan baik dan akan dicek langsung ke pasar,” tegasnya.

(hsn) Editor : padek
#Sidak Pasar Lubukbuaya #Muhammad Lutfi #SI #Inspeksi Mendadak Pasar Raya Padang #menteri perdagangan