Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Longsor Tutup Total Jalur Simpang Muko-Muko — Tanjung Sani, Satu Rumah Warga Terdampak di Agam

Randi Zulfahli • Rabu, 26 November 2025 | 10:45 WIB

Longsor di Agam, Sumatera Barat, lumpuhkan akses jalan jalur Simpang Muko-Muko - Tanjung Sani dan timpa satu rumah warga, Rabu (26/11/2025). (Diskominfo Agam)
Longsor di Agam, Sumatera Barat, lumpuhkan akses jalan jalur Simpang Muko-Muko - Tanjung Sani dan timpa satu rumah warga, Rabu (26/11/2025). (Diskominfo Agam)
PADEK.JAWAPOS.COM—Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam memicu bencana alam berupa tanah longsor di Kecamatan Tanjung Raya.

Material longsor berupa timbunan tanah, bebatuan, dan pohon berukuran besar dilaporkan menutupi total akses jalan jalur Simpang Muko-Muko - Tanjung Sani pada Rabu (26/11/2025).

Bukan hanya melumpuhkan jalur transportasi, bencana hidrometeorologi ini juga berdampak pada permukiman warga. Satu unit rumah di kawasan terdampak dilaporkan tertimpa material longsor.

Camat Tanjung Raya, Al Hafid, menjelaskan bahwa warga setempat sempat melakukan upaya gotong royong untuk membersihkan material yang menutup badan jalan.

Namun, kata dia, volume dan bobot material yang terlalu besar membuat penanganan secara manual tidak dapat dilanjutkan.

"Warga sudah berupaya melakukan pembersihan awal. Namun, materialnya terlalu besar. Karena penanganan mandiri tidak memungkinkan, kami telah melaporkan kebutuhan alat berat untuk mempercepat proses penanganan di lokasi," ujar Al Hafid.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam bergerak cepat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, melaporkan bahwa tim telah langsung menuju lokasi kejadian.

"Tim sudah meluncur ke lokasi untuk memastikan penanganan cepat. Kami membawa perlengkapan pendukung darurat dan juga melakukan asesmen kondisi rumah yang terdampak longsor," terang Abdul Ghafur. Ia menambahkan, asesmen ini dilakukan sebagai langkah identifikasi kebutuhan lanjutan di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, akses jalan jalur Simpang Muko-Muko - Tanjung Sani masih terputus total. Pemerintah kabupaten mengimbau seluruh masyarakat di Agam untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

Hal ini mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi dan berpotensi menimbulkan longsor susulan. Warga diminta menghindari area rawan dan mengikuti petunjuk dari petugas di lapangan. (cc1)

Editor : Hendra Efison
#Tanjung Raya #jalan putus Sumbar #longsor agam #Bencana hidrometeorologi