Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Warkop Nan Yo, Kedai Kopi Legendaris Padang yang Bertahan Sejak 1932

Mengki Kurniawan • Minggu, 21 Desember 2025 | 10:56 WIB

Warkop Nan Yo Padang, kedai kopi legendaris berdiri sejak 1932, tetap bertahan dengan cita rasa tradisional dan nuansa klasik di kawasan Pondok. (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Warkop Nan Yo Padang, kedai kopi legendaris berdiri sejak 1932, tetap bertahan dengan cita rasa tradisional dan nuansa klasik di kawasan Pondok. (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Warung Kopi (Warkop) Nan Yo yang berlokasi di Jalan Niaga Nomor 205, kawasan Pondok, Kecamatan Padang Barat, masih beroperasi hingga kini.

Kedai kopi tertua di Kota Padang ini telah berdiri sejak 1932 dan menjadi bagian dari sejarah kuliner kota.

Warkop Nan Yo didirikan oleh Tan Tek Tjiauw dan kini dikelola generasi ketiga, Victor Bostani.

Victor kembali memimpin usaha keluarga tersebut sejak 2014 setelah sebelumnya sempat mengelola pada periode 2003–2007.

Interior Warkop Nan Yo mempertahankan nuansa klasik dengan meja marmer dan kursi kayu lama.

Meski bangunan telah direnovasi untuk menjaga kekuatan struktur, perabotan asli tetap dipertahankan demi menjaga nilai historis.

Victor mengatakan konsistensi rasa dan pelayanan menjadi kunci bertahannya Warkop Nan Yo di tengah menjamurnya kafe modern.

Kedai ini menggunakan biji kopi Robusta pilihan dari Sidikalang dan Sumatera Barat yang dipanggang sendiri.

“Kami bertahan karena belajar dari generasi sebelumnya. Etos kerja dan kualitas kopi harus dijaga agar pelanggan tetap percaya,” ujar Victor, Sabtu (20/12/2025).

Menu yang disajikan meliputi kopi hitam, kopi susu, kopi milo, serta aneka makanan seperti mie ayam, mie goreng, soto, kwetiau, bistik, dan sate.

Berbagai kue tradisional dan produk UMKM lokal juga tersedia sebagai pelengkap.

Pada 2010, Pemerintah Kota Padang menetapkan Warkop Nan Yo sebagai destinasi wisata kuliner rekomendasi.

Baca Juga: Padek Cup 2025 Masuki Hari Terakhir, Babak Gugur Tentukan Juara Tiap Kategori

Kedai ini juga dikenal luas melalui ulasan digital dan menjadi tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Warkop Nan Yo beroperasi setiap hari pukul 06.00 hingga 16.00 WIB dengan tiga orang karyawan.

Saat Ramadan, jam operasional biasanya menyesuaikan hingga sore dan malam hari.

Victor mengaku belum berencana membuka cabang baru untuk menjaga keaslian rasa dan ciri khas kedai. Ia memilih mempertahankan satu lokasi demi menjaga kualitas produk.

“Saya ingin Nan Yo tetap dikenal dengan rasa yang sama seperti dulu,” kata Victor.

Hingga kini, Warkop Nan Yo tetap menjadi ruang pertemuan lintas generasi dan simbol sejarah kawasan Pecinan Padang, sekaligus bukti ketahanan usaha kuliner tradisional di tengah perubahan zaman.(CR3)

Editor : Hendra Efison
#Warkop Nan Yo #kopi tradisional Padang #kedai kopi legendaris Padang #kuliner klasik Padang