Longsor terjadi di bawah Panorama I atau di atas Jembatan Lubukparaku, kawasan perbukitan yang dikenal rawan bencana, sehingga material tanah dan bebatuan menghambat arus lalu lintas dari dua arah.
Kapolsek Lubukkilangan Kompol Sosmedya membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan dampaknya terhadap kelancaran kendaraan yang melintas di jalur Padang–Solok.
“Longsor telah menutupi sebagian badan jalur Padang-Solok di jalan atas Jembatan Lubukparaku atau tepatnya di bawah Panorama I,” ujar Kompol Sosmedya, Selasa sore.
Untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, personel Polsek Lubukkilangan dan Polresta Padang disiagakan di lokasi kejadian.
“Kami memberlakukan sistem buka tutup guna memurai kemacetan yang mulai memanjang,” kata Kompol Sosmedya.
Proses pembersihan jalan saat ini masih berlangsung dengan dukungan dua unit alat berat milik PT HKI yang dikerahkan untuk mengevakuasi material longsor.
Kepolisian mengimbau pengendara yang melintasi jalur Sitinjaulauik agar meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas di lapangan hingga kondisi kembali normal. (CC1)
Editor : Hendra Efison