Pada hari pertama, keterisian mencapai 982 penumpang atau sekitar 85 persen dari total kapasitas 1.152 tempat duduk.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan pengembangan relasi hingga Stasiun Padang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi transportasi publik.
“Data hingga pukul 17.00 WIB menunjukkan 982 pelanggan atau 85 persen kapasitas. Angka ini masih dinamis karena penjualan tiket terus berlangsung,” ujar Reza.
KA Lembah Anai melayani enam perjalanan per hari untuk masing-masing arah.
Jadwal Relasi Kayutanam–Padang:
-
KA PLB B51A: 05.30–07.04 WIB
-
KA PLB B53A: 11.40–13.16 WIB
-
KA PLB B55A: 16.20–17.57 WIB
Jadwal Relasi Padang–Kayutanam:
-
KA PLB B52A: 08.35–10.10 WIB
-
KA PLB B54A: 14.10–15.45 WIB
-
KA PLB B56A: 18.55–20.30 WIB
Baca Juga: 13 Tahun Berjualan di Unand, Kantin Bunda Zaitun Layani Mahasiswa Seperti Keluarga
Informasi jadwal dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI.
KAI Divre II Sumatera Barat menetapkan tarif Rp3.000 untuk relasi Padang–Duku (PP) dan Rp5.000 untuk relasi Padang–Kayutanam (PP).
Sebagai apresiasi, KAI memberikan souvenir kepada penumpang pada hari pertama operasional. Pemberian dilakukan Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, di Stasiun Padang.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan KA Lembah Anai sebagai moda ramah lingkungan dan bebas macet. KAI berkomitmen meningkatkan ketepatan waktu, kenyamanan, dan keselamatan,” tutup Reza. (*)
Editor : Hendra Efison