Lubang besar berdiameter lebih dari 20 meter muncul secara tiba-tiba dan saat ini dalam kondisi dipenuhi air.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat yang sedang beraktivitas membajak sawah di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi mata, sempat terdengar suara dentuman keras dari dalam tanah sebelum permukaan sawah runtuh ke bawah.
"Saat didekati, terlihat tanah sawah runtuh dan membentuk lubang besar," ujar warga di lokasi kejadian.
Diameter lubang awalnya diperkirakan hanya 10 meter, namun terus melebar hingga mencapai lebih dari 20 meter dengan kedalaman yang signifikan.
Merespons kejadian tersebut, Perangkat Nagari Jorong Tepi, Salmi, bersama Anggota DPRD Fajar Rillah Vesky dan pihak kepolisian langsung meninjau lokasi.
Petugas kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekitar titik amblas untuk mencegah warga mendekati area berbahaya.
"Pemasangan garis polisi dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat kondisi tanah masih rawan amblas susulan," tulis laporan pihak berwenang di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti fenomena tanah amblas tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.
Masyarakat setempat diimbau untuk tetap waspada dan tidak melewati batas pengaman demi menjaga keselamatan bersama.(CC3)
Editor : Hendra Efison